6 Hal Penting yang Perlu Diketahui Saat akan Beternak Golden Pheasant

Ayam golden pheasant (ayam hong) berasal dari dataran Cina. Ayam ini mempunyai nama lain Chrysolophus pictus) termasuk ordo Galliformes (burung gallinaceous)  dan keluarga Phasianidae.

Meskipun dari postur tubuhnya mirip dengan burung namun kita menggolongkan ke dalam jenis ayam. Orang Cina menyebutnya dengan ayam Hong.

Sedangkan di Indonesia mengenalnya dengan ayam pegar emas. Walaupun habitat aslinya dingin namun dapat dikembangkan didaerah tropis seperti Indonesia. Ayam ini diyakini dapat mendeteksi adanya getaran seperti gempa.

Ayam pheasant golden ini mempunyai keistimewaan bulunya yang berwarna keemasan (gold). Ia mempunyai panjang 90 – 105 cm untuk ayam pegar emas dewasa.

Pegar emas mempunyai ekor yang panjang sekitar dua pertiga total panjang ayam. Pada bagian muka, dagu dan leher berwarna keemasan dengan corak berlapis dan pial berwarna emas.

Golden pheasant memiliki bulu cantik yang berwarna merah dan gold atau emas | image 1
Golden pheasant memiliki bulu cantik yang berwarna merah dan gold atau emas | image 1

Selain itu bagian punggung berwarna hijau, dada berwarna merah dan bagian punggung dekat sayap berwarna biru. 

Ayam golden pheasant menjadi salah satu ayam hias yang memiliki keunikan dibagian warna bulunya. Banyak kalangan pecinta ayam hias yang rela merogoh kocek untuk mendapatkan ayam hias golden pheasant yang cantik ini.

Di Indonesia budidaya ayam pheasant sudah banyak dilakukan oleh beberapa masyarakat, khususnya para pecinta ayam hias. Ternak ayam pheasant pun cukup mudah dilakukan, karena pemeliharaannya yang cukup mudah dan efektif. 

Sebelum memelihara ayam golden pheasant ini, Anda bisa memperhatikan beberapa point berikut ini sebelum memelihara ayam cantik ini yaa : 

1. Perbedaan Golden Pheasant Jantan dan Betina

Perbedaan antara pejantan dan betina dapat jelas terlihat setelah ayam pegar berumur 5 bulanan dimana pejantan berwarna lebih mencolok dan postur tubuhnya lebih besar dibandingkan betina.

Pada saat masih anakan, perbedaan itu masih samar. Memang kalau di dunia binatang, warna bulu yang berjenis kelamin jantan lebih mencolok dan lebih bagus ketimbang yang berjenis kelamin betina. 

Berikut merupakan ayam golden pheasant Jantan dan Betina. Perlu diketahui bahwa waena ayam golden pheasant betina cenderung cokelat tidak seperti golden pheasant jantan yang memilki warna mernarik | image 2
Berikut merupakan ayam golden pheasant Jantan dan Betina. Perlu diketahui bahwa waena ayam golden pheasant betina cenderung cokelat tidak seperti golden pheasant jantan yang memilki warna mernarik | image 2

2. Kapan Masa Kawin Ayam Golden Pheasant?

Ayam pegar betina mulai memasuki masa kawin setelah berumur diatas 1 tahun. Sedangkan ayam pegar jantan minimal berumur 1,5 tahun.

Saat masa kawin, pejantan memiliki panggilan dengan suara khas kepada betina. Ayam pegar bertelur sekitar 8-12 butir dalam sekali periode bertelur.

Jenis ayam ini memang tidak banyak menghasilkan telur dibandingkan jenis pegar kalung. Ayam ini termasuk kurang bisa mengerami telurnya untuk itu bisa dititipkan pada indukan ayam lain.

Waktu yang dibutuhkan untuk menetas sekitar 23 hari. Setelah menetas, anakan dapat dipindahkan ke kandang.

Baca juga : Beberapa Hal Menarik Tentang Golden Pheasant atau Chinese Pheasant

Ayam Pheasant ayam Golden Pheasant ini akan memasuki masa kawin pada usia 1 tahunan ke atas.  | image 3
Ayam Pheasant ayam Golden Pheasant ini akan memasuki masa kawin pada usia 1 tahunan ke atas. | image 3

4. Pakan Golden Pheasant

Makanan ayam golden pheasant cukup mudah didapatkan di sekitar lingkungan kita. Makanan tersebut bisa berupa voer atau BR, jangkrik, serangga, biji-bijian, buah-buahan seperti apel dan pepaya matang.

Jika mempunyai ulat hongkong pun juga bisa diberikan pada ayam pheasant golden tersebut. 

Sama seperti jenis ayam yang lainnya, pemberian pakan ayam golden pheasant tidak sulit. Untuk pheasant yang berusia anakan agar bisa tumbuh besar lebih cepat yaitu bisa berikan voer dengan di campuri irisan sayuran dan sedikit air.

Campuran pakan tersebut mengandung protein yang tinggi, sehingga membuat pertumbuhan pheasant lebih cepat. 

BACA JUGA:  Female Pheasant Information : Their Appearance, Sounds, And Ability

Jangan sampai ayam pheasant kekurangan protein, karena hal tersebut akan menyebabkan pheasant menjadi mempunyai sifat kanibalisme. 

Ulat hongkong menjadi salah satu makanan kesukaan ayam golden pheasant | image 4
Ulat hongkong menjadi salah satu makanan kesukaan ayam golden pheasant | image 4

5. Menjaga Kebersihan Kandang

Saat memelihara ayam pegar, kita perlu membersihkan kandang ayam pheasant. Di samping itu dalam sebulan sekali, kandang ayam pheasant perlu disemprot menggunakan disinfectant agar terbebas dari penyakit.

Tempat makan dan minum juga perlu rutin dibersihkan. Hal ini dikarenakan bisa menjadi sarang dan media penularan yang efektif antar ayam. Untuk itu, peternak ayam golden pheasant membersihkan kandang ayam pheasant secara rutin. 

Luas kandang perlu diperhatikan agar tidak terlalu sempit. Ketinggian kandang minimal 2 meter. Lengkapi kandang dengan tempat bertengger, karena pheasant kadang suka terbang dan bertengger.

Dalam memelihara ayam golden pheasant usahakan agar peternak membersihkan kandang secara rutin. Agar kandang tidak menjadi sarang penyakit | image 5
Dalam memelihara ayam golden pheasant usahakan agar peternak membersihkan kandang secara rutin. Agar kandang tidak menjadi sarang penyakit | image 5

Anda bisa berikan ranting kayu yang sudah tidak terpakai sebagai tempat bertengger untuk pheasant.

Biasanya para pemelihara ayam pheasant menggunakan bahan dasar kawat strimin untuk membuat kandang. Jadi, tidak terlalu tertutup.  

6. Harga Golden Pheasant

Ayam pegar termasuk ayam yang banyak digemari pecinta ayam hias karena keindahannya. Walaupun harganya diatas rata-rata dari harga ayam hias lain, namun banyak orang yang rela merogoh kocek lebih dalam karena ayam ini termasuk ayam yang bisa dijadikan hiburan dan pelepas penat.

Selain itu jika ayam pheasant yang kita pelihara beranak pinak dan menjadi banyak, maka bisa dijadikan peluang usaha.

Baca juga : Harga Ayam Golden Pheasent yang Tinggi Tidak Menyurutkan Para Penghobi Ayam Hias

Walaupun ayam golden pheasant memiliki harga yang tinggi tentu tidak menyurutkan daya minat pecinta ayam hias | image 6
Walaupun ayam golden pheasant memiliki harga yang tinggi tentu tidak menyurutkan daya minat pecinta ayam hias | image 6

3. Cara Menghasilkan Bibit Golden Pheasant yang Berkualitas

Setelah anakan menetas dan besar, agar mempunyai kualitas yang bagus maka anakan yang jantan dapat dikawinkan dengan indukan betina, sedangkan anakan betina akan dikawinkan dengan indukan jantan.

Cara ini diyakini akan dapat mempertahankan gen yang bagus agar golden pheasant yang kita pelihara terjaga kualitasnya.

Untuk menghasilkan anakan golden pheasant yang berkualitas tentu didasari juga dari indukan yang baik dan unggul. Anda bisa mendapatkannya di jualayamhias.com | image 7
Untuk menghasilkan anakan golden pheasant yang berkualitas tentu didasari juga dari indukan yang baik dan unggul. Anda bisa mendapatkannya di jualayamhias.com | image 7

Apalagi peternak ayam ini belum merata menyebar di seluruh Indonesia menjadikan bisnis ini bisa berkembang dengan lebih luas lagi.

BACA JUGA:  Harga Ayam Golden Pheasent yang Tinggi Tidak Menyurutkan Para Penghobi Ayam Hias

Bagaimana tertarik untuk pelihara ayam golden pheasant yang cantik ini ? Kami dari jualayamhias.com menyediakan berbagai jenis ayam pheasant remaja dan dewasa siap produksi.

Bagi anda yang lebih memilih bibit atau anakan ayam ringneck pheasant , untuk jenis lainnya tersedia indukan. kami juga bisa mengirimkan ke seluruh penjuru Indonesia yang terjangkau kargo hewan. Untuk ayam pheasent dewasa juga bisa  Anda pesan di jualayamhias.com. Lihat daftar harga ayam hias terbaru di DAFTAR HARGA dan hubungi kami sekarang di:

WHATSAPP/TELP/SMS

CS 1

0856-4772-3888

CS 2

0812-4648-2525

CS 3

0813-6330-7506

Kata terkait : makanan ayam golden pheasant, jenis-jenis ayam pheasant, harga ayam golden pheasant, kandang ayam pheasant, sejarah ayam golden pheasent

5/5 - (16 votes)

2 pemikiran pada “6 Hal Penting yang Perlu Diketahui Saat akan Beternak Golden Pheasant”

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

WhatsApp WA kami sekarang..!
%d blogger menyukai ini: