Ayam Pelung adalah salah satu jenis ayam hias khas Indonesia yang terkenal dengan suara kokoknya yang panjang, merdu, dan khas.
Selain itu, ayam ini memiliki postur tubuh besar serta bulu yang lebih mengkilap dibandingkan ayam kampung biasa.
Ayam Pelung dewasa bisa mencapai berat 5-6 kg dengan tinggi sekitar 40-50 cm, menjadikannya salah satu ayam hias dengan ukuran yang cukup besar.
Terbit: 20 Agustus 2019 • Update: 8 April 2026

Di Indonesia, Ayam Pelung banyak digemari oleh penghobi ayam hias. Bahkan, berbagai kontes dan lomba kokok Ayam Pelung rutin diadakan di berbagai daerah.
Keunikan ini menjadikan Ayam Pelung primadona di kalangan pecinta unggas hias, terutama bagi mereka yang mencari ayam dengan tampilan gagah dan suara yang unik.
Cara Mengenali Ciri Ayam Pelung yang Berkualitas
Sebelum membeli Ayam Pelung, penting untuk mengetahui ciri-ciri ayam yang asli dan berkualitas. Baik ayam jantan maupun betina memiliki standar tertentu yang menentukan potensi keturunan unggul.
Jika ingin beternak Ayam Pelung, memilih indukan yang baik sangat penting karena akan berdampak langsung pada kualitas anakan. Berikut adalah beberapa ciri utama Ayam Pelung berkualitas:

Ciri-Ciri Ayam Pelung Berkualitas
- Postur tubuh besar dan proporsional – Ayam yang sehat memiliki tubuh tegap dan seimbang.
- Sayap kokoh dan tidak menggantung – Sayap yang kokoh menandakan ayam dalam kondisi fisik yang baik.
- Leher besar dan panjang – Ayam jantan dengan leher besar biasanya memiliki suara kokok yang lebih merdu.
- Kepala bundar dengan mata tajam – Mata yang tajam menunjukkan ayam memiliki insting yang baik.
- Dada lebar dan kokoh – Dada yang kokoh menjadi tanda ayam sehat dan memiliki daya tahan tubuh yang baik.
- Jengger besar dan merah menyala – Jengger yang sehat menandakan ayam dalam kondisi prima.
- Kaki panjang, kuat, dan bersih – Kaki yang panjang dan kokoh menjadi ciri khas ayam yang sehat dan aktif.
Ciri-ciri ayam pelung ini sangat penting karena akan menentukan kualitas anakan yang nantinya dihasilkan. Jika memilih Ayam Pelung untuk kontes, maka aspek suara kokok menjadi faktor tambahan yang harus diperhatikan.
Perbedaan Ayam Pelung Jantan dan Betina
Membedakan Ayam Pelung jantan dan betina bisa cukup sulit, terutama saat masih anakan. Namun, setelah berusia sekitar 1 bulan, perbedaan mulai terlihat pada bentuk jengger dan postur tubuh.
Untuk memastikan jenis kelamin dengan lebih akurat, biasanya dapat dipastikan saat ayam berusia 7-8 bulan. Berikut adalah perbandingan ciri-ciri Ayam Pelung jantan dan betina:

Perbedaan Ayam Pelung Betina dan Jantan
| Ciri-ciri Ayam Pelung Betina | Ciri-ciri Ayam Pelung Jantan |
|---|---|
| Memiliki mata yang tajam dan bersinar | Memiliki kaki yang panjang dan cakar yang kokoh |
| Dadanya berbentuk lebar dan bidang | Warna kakinya hitam kebiru-biruan |
| Memiliki kepala yang lonjong | Untuk paruhnya runcing dan tebal |
| Bentuk kakinya panjang dan sempurna | Kokoknya panjang, merdu, dan tidak terputus-putus |
| Sayapnya rata dan tidak menggantung | Postur tubuhnya tegap, gagah, dan energik |
| Berasal dari keturunan yang dapat menghasilkan telur yang banyak | Memiliki mata yang bersinar dan tajam |
| Bentuk jengger yaitu tunggar, bergerigi, dan berwarna merah menyala | |
| Untuk ayam pelung jantan berwarna merah kehitaman, blorok, kehijau-hijauan | |
| Memiliki leher besar, panjang, dan kokoh |





WA kami sekarang..!
admin ?kalau boleh tau bagai mana cara melatih pernapasanya??supaya panjang napas nya
Bapak bisa mendownload suara ayam pelung di Internet lalu bisa di masukkan ke Mp3. Kalau sudah, bisa di letakkan di kandang lalu bi bunyikan.Fungsinya agar ayam bisa menirukan suara dari MP3 tersebut ya Pak