Terbit: 14 Juli 2018 • Update: 8 Juni 2026
Sedang mencari itik petelur yang produktif dan menguntungkan untuk dibudidayakan? Itik Mojosari merupakan salah satu itik petelur lokal unggulan Indonesia yang dikenal memiliki kemampuan produksi telur tinggi serta mudah beradaptasi di berbagai lingkungan pemeliharaan.
Berasal dari Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, itik ini telah lama menjadi pilihan peternak karena mampu menghasilkan telur dalam jumlah banyak dengan perawatan yang relatif mudah. Tidak heran jika Itik Mojosari banyak dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan maupun usaha peternakan skala rumahan hingga komersial.
Ciri khas bebek Mojosari yang paling mudah dikenali terletak pada warna bulunya. Itik betina umumnya memiliki bulu berwarna cokelat tua kemerahan dengan berbagai variasi corak, sedangkan itik jantan memiliki warna yang lebih kontras, yaitu kepala, leher, dan dada berwarna gelap kehitaman, serta bagian bawah tubuh yang cenderung berwarna putih.

Itik Mojosari dikenal sebagai salah satu itik petelur unggulan dengan tingkat produksi telur yang tinggi. Salah satu ciri khasnya adalah warna telur yang biru kehijauan, sehingga mudah dibedakan dari telur itik jenis lainnya.
Secara fisik, itik Mojosari memiliki tubuh yang ramping dan proporsional. Bentuk tubuhnya sekilas menyerupai Itik Tegal, namun dengan ukuran yang cenderung sedikit lebih kecil. Meskipun demikian, kemampuan produksinya tetap sangat baik sehingga banyak dipilih oleh peternak sebagai itik petelur.
Pada umumnya, itik Mojosari dipelihara secara intensif dengan tujuan utama untuk menghasilkan telur. Itik ini banyak dibudidayakan di daerah dataran tinggi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan baik di wilayah pesisir. Hal tersebut terbukti dari banyaknya peternak di kawasan pesisir Jawa Timur yang berhasil membudidayakan itik Mojosari dengan hasil yang optimal.
Ciri-Ciri Itik Mojosari
Agar tidak salah memilih bibit, penting untuk mengenali ciri-ciri khas Itik Mojosari. Beberapa karakteristik yang mudah dikenali antara lain:
- Memiliki tubuh ramping dan proporsional.
- Leher relatif panjang.
- Paruh berwarna hitam atau gelap.
- Mata cerah dan terlihat aktif.
- Bulu dominan berwarna cokelat kemerahan hingga kehitaman.
- Kaki berwarna oranye kecokelatan.
- Gerakan lincah dan aktif mencari pakan.
Selain itu, Itik Mojosari dikenal memiliki daya tahan tubuh yang cukup baik sehingga mampu beradaptasi dengan berbagai sistem pemeliharaan.
Jenis-Jenis Itik Mojosari
Meskipun itik Mojosari dikenal memiliki karakteristik yang khas, sebenarnya terdapat dua jenis yang paling umum dijumpai, yaitu Mojosari Cokelat dan Mojosari Putih. Keduanya berasal dari rumpun yang sama, tetapi memiliki perbedaan yang cukup jelas, terutama pada warna bulu dan beberapa karakteristik fisiknya.
Berikut ini adalah penjelasan mengenai ciri-ciri serta keunggulan masing-masing jenis itik Mojosari tersebut:
1. Itik Mojosari Cokelat
Jenis itik mojosari cokelat memiliki bulu berwarna kemerahan dengan beberapa variasi baik pada jantan maupun betina. Untuk itik jantan, Anda bisa melihat beberapa helai bulu ekornya yang sedikit melengkung ke atas, serta paruh dan kakinya yang cenderung lebih hitam dibandingkan itik betina.
Selain itu, warna bulu itik mojosari jantan umumnya lebih gelap, terutama pada bagian ekor, leher, kepala, dan dada. Jenis ini adalah yang paling banyak dipilih untuk tujuan petelur karena produktivitasnya yang terbukti tinggi.

2. Itik Mojosari Putih
Berbeda dengan saudaranya yang cokelat, itik mojosari putih memiliki bulu putih mulus tanpa ada perbedaan signifikan antara jantan dan betina.
Itik jenis ini dikenal dengan kaki dan paruhnya yang berwarna kuning. Ada juga persilangan menarik yang muncul belakangan ini, yaitu Itik MA, yang merupakan hasil persilangan antara itik mojosari dengan itik alabio.
Sekadar informasi, itik alabio sendiri adalah salah satu jenis itik petelur lokal yang berasal dari Amuntai, Kalimantan Selatan, dan juga dikenal sebagai penghasil telur yang relatif tinggi.
Karakteristik Umum Itik Mojosari
- Memiliki warna bulu dominan cokelat dengan kombinasi warna merah dan hitam.
- Bentuk tubuh relatif langsing, tegak, dan berukuran kecil.
- Bobot dewasa berkisar antara 1,4–1,5 kg untuk jantan maupun betina.
- Paruh dan kaki berwarna hitam.
- Warna telur umumnya putih kehijauan atau biru kehijauan.

Produktivitas Itik Mojosari
- Mampu menghasilkan sekitar 220–250 butir telur per tahun.
- Dikenal sebagai salah satu itik petelur unggul dengan produksi yang tinggi.
- Tidak memiliki sifat mengerami telur (non-broody), sehingga lebih fokus pada produksi telur.
- Cocok untuk usaha peternakan telur skala kecil maupun besar.
Ciri-Ciri Bibit DOD Mojosari Berkualitas
Saat memilih DOD (Day Old Duck) Mojosari, perhatikan beberapa kriteria berikut:
- Bobot ideal sekitar 38–40 gram.
- Mata terbuka sempurna dan terlihat cerah.
- Bulu bersih, kering, dan mengilap.
- Kaki normal, kuat, dan tidak cacat.
- Dubur bersih tanpa kotoran yang menempel.
- Pusar sudah kering dan menutup dengan baik.
- Bergerak aktif, lincah, dan responsif.
Perbedaan Itik Mojosari Jantan dan Betina
| Ciri | 🦆 Jantan | 🦆 Betina |
|---|---|---|
| Bulu Ekor | Memiliki 1–2 helai bulu ekor yang melengkung ke atas. | Bulu ekor lurus dan tidak melengkung. |
| Warna Paruh & Kaki | Cenderung lebih hitam atau lebih pekat. | Relatif lebih terang dibandingkan pejantan. |
| Ukuran Tubuh | Umumnya memiliki postur tubuh sedikit lebih besar dan tegap. | Tubuh lebih ramping dan proporsional untuk produksi telur. |
| Fungsi Pemeliharaan | Digunakan sebagai pejantan untuk pembibitan dan perkawinan. | Dipelihara sebagai penghasil telur utama. |

FAQ_Bebek Petelur Mojosari
1. Berapa Umur Itik Mojosari Mulai Bertelur?
Itik Mojosari umumnya mulai bertelur pada usia 5–7 bulan, tergantung kualitas bibit dan manajemen pemeliharaan.
2. Berapa Produksi Telur Itik Mojosari dalam Setahun?
Dalam kondisi pemeliharaan yang baik, Itik Mojosari mampu menghasilkan sekitar 220–250 butir telur per ekor per tahun.
3. Apa Keunggulan Utama Itik Mojosari?
Keunggulan utamanya adalah produktivitas telur yang tinggi, daya tahan tubuh yang baik, mudah beradaptasi, dan cocok untuk peternak pemula.
4. Apakah Itik Mojosari Cocok untuk Usaha Peternakan?
Ya. Permintaan telur itik yang stabil serta produktivitas yang tinggi membuat Itik Mojosari menjadi salah satu pilihan terbaik untuk usaha peternakan petelur.
5. Apa perbedaan Itik Mojosari dan Itik Alabio?
Keduanya sama-sama itik petelur unggul, namun Itik Mojosari berasal dari Jawa Timur, sedangkan Itik Alabio berasal dari Kalimantan Selatan. Selain itu, keduanya memiliki karakteristik dan tingkat adaptasi yang sedikit berbeda.
Tertarik Mulai Ternak Itik Mojosari?
Memilih bibit berkualitas merupakan langkah penting untuk mendapatkan hasil ternak yang maksimal.
Kami menyediakan bibit Itik Mojosari berkualitas dengan kondisi sehat dan siap dipelihara. Cocok untuk peternak pemula maupun peternak yang ingin mengembangkan usaha peternakan itik petelur.
Hubungi admin di bawah ini untuk mendapatkan informasi stok, harga, usia bibit, serta konsultasi gratis kebutuhan ternak Anda.
WHATSAPP/TELP/SMS
CS 1
CS 2
CS 3



WA kami sekarang..!