Entok atau mentok merupakan salah satu unggas lokal yang banyak dibudidayakan karena pertumbuhannya relatif cepat dan daya tahannya cukup baik. Namun, hasil ternak entok sangat dipengaruhi oleh kualitas dan ketepatan pemberian pakan, terutama jika disesuaikan dengan usia ternak.
Banyak peternak pemula menganggap pakan entok bisa disamaratakan sejak kecil hingga dewasa. Padahal, setiap fase pertumbuhan entok memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda.
Kesalahan dalam pemberian pakan sering kali menyebabkan pertumbuhan lambat, entok mudah sakit, hingga hasil panen yang tidak maksimal.
Sebelum membahas lebih jauh soal pakan entok berdasarkan usia, penting juga memahami gambaran umum budidaya entok secara menyeluruh.
Mulai dari pemilihan bibit, pengelolaan pakan, hingga manajemen kandang yang tepat, semuanya saling berkaitan. Panduan lengkapnya bisa Anda pelajari pada artikel cara sukses ternak mentok agar hasil ternak lebih optimal dan berkelanjutan.

Pentingnya Manajemen Pakan pada Entok
Entok umumnya diberi pakan secara teratur dua kali sehari, yaitu pagi dan sore. Pola yang sering digunakan peternak adalah sekitar 40% pakan pada pagi hari dan 60% pada sore hari, agar kebutuhan energi harian terpenuhi dengan baik.
Jumlah pakan juga perlu disesuaikan dengan umur. Anakan entok biasanya mulai dari sekitar 30 gram per hari, lalu ditambah secara bertahap seiring pertumbuhan.
Pengaturan pakan yang konsisten akan membantu entok tumbuh lebih cepat dan stabil hingga masa panen, yang umumnya berada pada usia 70–75 hari dengan bobot sekitar 1,4–2 kg per ekor.
Jenis Pakan Entok Berdasarkan Usia
1. Pakan Anak Entok (Usia 1–14 Hari)
Pada fase awal setelah menetas, anak entok membutuhkan asupan nutrisi yang cukup tinggi. Pakan pada usia ini berperan besar dalam mendukung pertumbuhan awal, membantu sistem pencernaan berkembang dengan baik, serta menjaga daya tahan tubuh agar anakan tidak mudah terserang penyakit.
Pakan yang paling dianjurkan pada usia 1–14 hari adalah pelet atau konsentrat starter. Pakan pabrikan jenis ini sudah diformulasikan dengan kandungan protein, energi, kalsium, fosfor, dan vitamin yang sesuai dengan kebutuhan anak entok. Pemberian pakan berkualitas sejak awal akan sangat memengaruhi performa pertumbuhan entok di fase berikutnya.

2. Pakan Entok (Usia 15–35 Hari)
Memasuki usia 15–35 hari, fokus utama pemeliharaan entok adalah penambahan bobot badan. Pada fase ini, entok membutuhkan asupan energi yang lebih besar untuk mendukung pertumbuhan daging dan jaringan tubuhnya.
Peternak dapat memberikan pakan berupa campuran dedak halus, ampas tahu, singkong rebus, jagung giling, serta sayuran hijau. Agar nilai gizinya tetap seimbang, pakan tersebut sebaiknya dikombinasikan dengan konsentrat dalam takaran yang sesuai.
Dengan pola pakan yang konsisten dan nutrisi yang cukup, entok akan tumbuh lebih cepat serta memiliki kondisi tubuh yang lebih kuat dan sehat.

3. Pakan Entok (Usia 36–60 Hari)
Pada usia 36–60 hari, kebutuhan nutrisi entok semakin meningkat, terutama vitamin dan mineral. Nutrisi ini diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh, memperkuat tulang, serta mempersiapkan entok menuju masa panen.
Beberapa bahan pakan lokal yang sering dimanfaatkan pada fase ini antara lain ikan runcah, menir, keong, dedak, enceng gondok, serta gedebog pisang yang telah difermentasi. Bahan-bahan tersebut dapat dicacah dan dicampur dengan jagung giling atau bungkil kedelai agar kandungan gizinya lebih seimbang.
Dengan pengolahan yang tepat, pakan alternatif ini dapat membantu menekan biaya pakan tanpa menghambat pertumbuhan entok.

Gedebog Pisang sebagai Pakan Alternatif Entok
Gedebog pisang merupakan salah satu sumber pakan lokal yang cukup melimpah dan dapat dimanfaatkan untuk ternak entok. Namun, gedebog pisang harus melalui proses fermentasi sebelum diberikan, agar lebih mudah dicerna dan nilai gizinya meningkat.
Proses fermentasi dilakukan dengan mencacah gedebog menjadi potongan kecil, mencampurnya dengan probiotik, lalu menyimpannya dalam wadah tertutup selama beberapa hari. Hasil fermentasi ini dapat dicampur dengan dedak, jagung giling, atau bungkil kedelai untuk menghasilkan pakan tambahan yang lebih bernutrisi.
Selain lebih ekonomis, penggunaan gedebog pisang juga membantu peternak memanfaatkan sumber daya lokal secara maksimal.
Pentingnya Pemberian Vitamin untuk Entok
Selain pakan utama, pemberian vitamin tambahan sangat dianjurkan, terutama pada anakan entok dan entok yang sedang dikejar target panen. Vitamin membantu menjaga daya tahan tubuh, mempercepat pertumbuhan, serta mencegah kekurangan nutrisi.
Dengan manajemen pakan yang baik dan dukungan vitamin yang tepat, peternak akan lebih mudah mencapai bobot entok yang ideal dengan tingkat kematian yang rendah.
Berapa kali entok sebaiknya diberi pakan setiap hari?
Entok idealnya diberi pakan dua kali sehari, pagi dan sore, dengan komposisi pakan sesuai kebutuhan hariannya.
Apa pakan terbaik untuk anakan entok?
Anakan entok usia 1–14 hari sebaiknya diberi pelet atau konsentrat starter yang kaya protein dan vitamin.
Apakah gedebog pisang aman untuk pakan entok?
Aman, asalkan difermentasi terlebih dahulu agar lebih mudah dicerna dan nilai gizinya meningkat.
Bagaimana cara mempercepat pertumbuhan entok?
Gunakan pakan campuran bergizi, konsentrat secukupnya, dan vitamin rutin.
Apakah entok perlu diberi vitamin?
Sangat disarankan untuk menjaga daya tahan tubuh dan mempercepat pertumbuhan entok.
Kesimpulan
Pertumbuhan entok yang cepat dan sehat sangat ditentukan oleh pakan yang tepat sesuai usia, jumlah yang cukup, serta pola pemberian yang teratur. Dengan manajemen pakan yang baik, entok dapat tumbuh optimal dan mencapai bobot panen sesuai target.
Jika masih ragu menentukan jenis entok atau pola pakan yang sesuai, konsultasi terlebih dahulu juga tidak apa-apa agar tidak salah langkah.
WHATSAPP/TELP/SMS
CS 1
CS 2
CS 3





WA kami sekarang..!
Berapa harga DOE entok nya pak,minimal order berapa pak? Terima kasih
*Harga Bibit Entok*
Harga per ekor = 14,000
Minimal order 2 box
*1 Box isi 80 ekor
*Untuk luar Pulau Jawa tambah ongkos kirim 250rb/Box
Silahkan, berikut untuk cara Order nya:
1. Tentukan jumlah Bibit Entok yang ingin dipesan.
2. Pelanggan mendapat total harga.
3. Transfer ke rekening kami.
4. Pesanan akan kami masukan ke daftar tetas. Dan pelanggan akan mendapatkan estimasi tanggal kirim sekitar 3 hari setelah transfer.
5. Pengiriman sekitar 7 sampai 20 hari dari masuk order.(Tergantung antrian jadwal tetas)
*Cara Kirim Mentok Mengunakan Kereta:*
1. Sebelum mengirim kami akan info waktu kirim dan estimasi paket sampai di stasiun tujuan.
2. Setah paket di terima kargo, kami akan menginformasikan kepada pelanggan mengenai Nomer Resi Cargo.
4. Kebanyakan paket akan sampai di stasiun tujuan pagi harinya dan pelanggan bisa mengambil di stasiun mulai jam 8 pagi saat kantor cargo hewan mulai buka dengan menunjukkan nomor resi yang kami kirimkan.
*Tahapan Pengiriman Via Pesawat Kargo Hewan*
1. Kami akan memberikan data Bibit Entok dan data pembeli kepada Jasa Kargo Hewan.
2. Jasa Kargo Hewan akan membantu pengurusan surat-surat yang di perlukan dan untuk daerah tertentu di perlu pelanggan mengurus Surat ijin masuk di Kabupaten penerima.
3. Menunggu proses dokumen di kerjakan, akan berbeda untuk masing-masing airport tujuan.
4. Setelah semua kelengkapan surat siap, kami akan menginformasikan kepada pembeli untuk jadwal pemberangkatan.
5. Setelah paket terbang kami akan menginformasikan nomer SMU (Surat Muatan Udara) serta waktu kedatangan pesawat.
6. Waktu tempuh sekitar ±12jam(saat kami kirim pagi, sore atau malam sudah sampai di bandara tujuan)