3 Hal Penting: Panduan Lengkap Pemeliharaan Ayam Cemani yang Mudah untuk Pemula

Halo, para pencinta ayam hias!  Mungkin Anda penasaran, bagaimana sih cara ternak Ayam Cemani? Apakah perawatannya sama dengan ayam kampung biasa, atau ada yang berbeda, terutama soal pakan Ayam Cemani?

Seperti yang kita tahu, Ayam Cemani punya penampilan yang sangat unik, yaitu serba hitam legam. Nah, apakah warna ekstrem ini akan memengaruhi jenis makanan yang dikonsumsinya? Mari kita belajar bersama-sama rahasia pemeliharaan Ayam Cemani yang mudah!

Mengenal Lebih Dekat Ayam Cemani: Si Eksotis dari Temanggung

Ayam Cemani termasuk ayam lokal asli Indonesia yang berasal dari Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Ayam ini memang mempunyai ciri khas yang sangat mencolok: warna hitam pekat pada hampir seluruh bagian tubuhnya, mulai dari bulu, kulit, paruh, cakar, hingga daging dan tulangnya.

Keunikan inilah yang membuat Ayam Cemani tidak hanya dikenal di dalam negeri, melainkan juga di mancanegara sebagai salah satu ayam hias paling eksotis.

Sepasang Ayam Cemani yang eksotis dengan warna hitam pekat
Ayam Cemani tidak hanya dikenal di dalam negeri saja, melainkan juga di mancanegara. | Sepasang Ayam Cemani

Meskipun warnanya hitam, bisnis Ayam Cemani justru tidak suram. Sebaliknya, banyak sekali permintaan akan Ayam Cemani ini di kalangan masyarakat, baik untuk hobi maupun sebagai investasi.

Ini adalah peluang emas yang bisa Anda manfaatkan dengan membaca peluang ternak Ayam Cemani yang eksotis. Harga jual Ayam Cemani saat ini relatif stabil, dan jika ada kenaikan pun, nominalnya tidak terlalu drastis, menjadikannya pilihan usaha yang menjanjikan.

Perlu diingat, tidak semua Ayam Cemani mempunyai semua ciri khas kehitaman tersebut. Untuk mengetahui keasliannya dan menjawab pertanyaan apakah Ayam Cemani sebenarnya memiliki darah dan lidah berwarna hitam, Anda bisa membaca artikel kami tentang cara mudah mengetahui ciri Ayam Cemani asli.

3 Poin Penting dalam Pemeliharaan Ayam Cemani

Bagi pecinta ayam hias, Ayam Cemani mungkin menjadi salah satu daftar unggas yang wajib dimiliki. Selain karena keeksotisan warnanya, Ayam Cemani juga cukup mudah dalam segi pemeliharaan dan perawatannya, bahkan para pemula pun bisa mengikutinya. Yuk, simak penjelasan poin-poin pentingnya!

1. Penentuan Kandang Ayam Cemani sebagai Tempat Mereka Hidup dan Tinggal

Saat kita mulai memelihara ayam, hal utama yang harus dipikirkan adalah kandang, tempat di mana hewan peliharaan akan hidup dan tinggal.

Untuk kandang Ayam Cemani, ukurannya sangat tergantung pada umur ayam. Jika masih berstatus DOC (Day-Old Chick) atau bibit, kandang bisa berupa kotak atau kardus yang diberi lampu sebagai penghangat.

Setelah beranjak besar, Ayam Cemani bisa dipindahkan ke dalam kandang yang juga lebih besar. Ketika sudah berumur sekitar 3 bulan, jenis kandang yang bisa digunakan adalah kandang umbaran, yang dapat memuat banyak ayam.

Nah, jika Ayam Cemani Anda sudah berusia dewasa dan siap untuk dikawinkan, maka mereka bisa dipindahkan ke dalam kandang yang lebih kecil, yang idealnya muat sekitar 1 pejantan dan 4-5 betina.

Kandang besi dan kandang umbaran untuk Ayam Cemani dewasa
Salah satu jenis kandang yang bisa digunakan ialah kandang besi seperti di gambar di atas, namun Anda juga bisa mengumbar ayam Cemani Anda.

2. Pemberian Pakan yang Tepat untuk Menunjang Pertumbuhannya

Selain kandang, poin penting lainnya dalam pemeliharaan Ayam Cemani adalah mengenai pakan Umumnya, pakan Ayam Cemani tidak jauh berbeda dengan ayam kampung lainnya.

Banyak masyarakat yang meyakini bahwa dengan memberikan pakan berupa ketan hitam dapat membuat seluruh bagian ayam berwarna hitam, termasuk darahnya.

Namun, hal ini masih belum dapat dibuktikan secara ilmiah, karena warna tubuh ayam lebih banyak dipengaruhi oleh genetik Ayam Cemani itu sendiri, bukan pada makanan.

Dalam menyusun pakan Ayam Cemani atau ayam pada umumnya, peternak dapat meracik pakan sendiri dengan menggunakan bahan yang banyak tersedia di lingkungan sekitar.

Pakan ayam dapat dibedakan berdasarkan bentuknya, yaitu butiran dan tepung. Berikut adalah jenis pakan yang bisa diberikan untuk Ayam Cemani Anda:

Voer sebagai pakan butiran Ayam Cemani yang lengkap nutrisi
Voer untuk pakan ayam Cemani merupakan salah satu pakan ayam Cemani yang berbentuk butiran, nutrisi yang terkandung juga sudah cukup komplit.

Pakan Ayam Berbentuk Butiran

Pakan butiran merupakan makanan yang tersaji dalam bentuk butiran utuh, seperti jagung, ketan hitam (meskipun tidak mempengaruhi warna, bisa jadi sumber energi), gabah, beras merah, kacang hijau, kacang kedelai, dan lain sebagainya.

Pemberian pakan ini umumnya dapat dilakukan dua kali sehari, yaitu pada waktu pagi hari dan sore hari, untuk memastikan asupan nutrisi yang konsisten.

Pakan Ayam Berupa Tepung

Pakan ayam berbentuk tepung merupakan campuran dari bahan-bahan yang telah digiling halus. Tujuan utama diberikannya pakan tepung ini adalah agar makanan lebih mudah dicerna oleh perut ayam, terutama untuk anak ayam atau ayam yang sedang dalam masa pemulihan.

Bahan-bahan makanan yang biasa dicampur meliputi tepung jagung, tepung ikan, tepung kacang hijau, tepung kacang kedelai, dan tepung daging.

Baik makanan berbiji maupun tepung, agar susunannya lebih lengkap nutrisinya, biasanya masih ditambah dengan sayur yang sudah dicacah halus atau dicampur dengan grit (pecahan-pecahan rumah siput atau kerikil kecil).

Grit ini sangat penting karena membantu proses pencernaan makanan di dalam tembolok ayam.

3. Penanganan Saat Masa Bertelur, Mengeram, Hingga Menetas

Produktivitas Ayam Cemani memiliki keterkaitan erat dengan sistem pemeliharaan,  apakah itu secara umbaran (dilepas) atau dikandangkan (baterai).

Seekor betina yang diumbar bisa menghasilkan telur sekitar 56-77 butir per tahun, sedangkan yang dipelihara dalam kandang baterai bisa mencapai 215 butir per tahun.

Adanya perbedaan ini terjadi karena ayam yang dipelihara di kandang baterai hanya fokus bertelur dan tidak mengerami serta mengasuh anak-anaknya.

Untuk itu, guna memaksimalkan produktivitas, betina Ayam Cemani bisa dibiarkan bertelur saja, sementara telurnya dapat dititipkan pada indukan ayam lain atau menggunakan mesin penetas.

Telur Ayam Cemani siap ditetaskan secara alami atau dengan mesin
Telur ayam Cemani bisa ditetaskan secara tradisional dengan induknya, bisa juga dengan dimasukkan ke dalam mesin penetas.

Setelah betina bertelur sekitar 8-15 butir, betina akan mengerami telurnya. Pada saat ini, betina sebaiknya diletakkan pada kandang khusus bertelur atau kandang untuk mengeram agar tidak terganggu oleh pejantannya.

Setelah 21 hari, telur biasanya mulai menetas. Anakan yang menetas dapat diasuh oleh indukannya sendiri atau diletakkan dalam kandang berpenghangat.

Pakan anakan berupa voer atau BR murni, tanpa campuran atau tambahan air. Setelah anakan agak besar, pakan dapat ditambah dengan bekatul atau dedak untuk mengurangi pengeluaran biaya pakan ternak.

Agar memudahkan anakan menelan pakan, bisa ditambahkan sedikit air hingga teksturnya lembek.

Untuk panduan lebih mendalam mengenai perawatan Ayam Cemani dari berbagai usia, Anda bisa membaca artikel kami selanjutnya: Cara Memelihara Ayam Cemani dari Anakan hingga Indukan.

Ayam Cemani hitam gagah dengan ciri khas warna tubuhnya
Ayam Cemani memiliki warna hitam hampir di seluruh tubuhnya, kecuali pada bagian lidah dan darah.

Nah, bagaimana, cukup mudah bukan? Memelihara Ayam Cemani ini memang bisa dilakukan oleh siapa saja, dan jumlahnya tidak harus banyak.

Anda bisa memulai dengan satu atau dua ekor terlebih dahulu, dan Anda bisa bebas memilih apakah akan memulai memelihara Ayam Cemani dari usia anakan atau indukan.

Jika Anda ingin memelihara Ayam Cemani dari usia indukan, sudah tahukah Anda tentang ciri-ciri Ayam Cemani indukan yang baik? Bagaimana cara melihat apakah indukan tersebut bagus? Kami akan bagikan tipsnya di bawah ini!

Tips Memilih Indukan Ayam Cemani yang Baik

Indukan Ayam Cemani atau Ayam Cemani dewasa memiliki beberapa ciri yang bisa dijadikan acuan untuk menentukan apakah indukan tersebut baik atau tidak.

Ayam Cemani jantan dewasa umumnya mencapai tinggi sekitar 60 cm, dengan lingkar dada 34 cm dan rentang sayap sekitar 25 cm. Sementara betina dewasa mencapai tinggi sekitar 50 cm, lingkar dada 27 cm, dan rentang sayap 21 cm.

Ayam Cemani dengan ciri-ciri fisik di atas dapat dijadikan indukan yang bagus agar dapat menurunkan sifat-sifat baik kepada keturunannya nanti. Selain itu, indukan juga harus sehat, mempunyai nafsu makan yang bagus, dan berasal dari keturunan yang berkualitas.

Komposisi ideal untuk indukan Ayam Cemani yang akan ditempatkan dalam kandang khusus adalah 1 pejantan berbanding 4-5 betina. Pakan indukan berupa voer atau BR (konsentrat), dan bisa ditambah dengan bahan pakan seperti bekatul atau jagung giling.

Meskipun ada yang meyakini perlu diberi makanan berupa beras ketan hitam agar menghasilkan warna yang benar-benar hitam pada keturunannya, hal tersebut belum bisa dibuktikan kebenarannya dan lebih dipengaruhi oleh faktor genetik.

Ayam Cemani dewasa siap jadi indukan berkualitas
Memelihara ayam Cemani bisa Anda mulai dari memelihara ayam dengan usia dewasa atau indukan, lalu Anda kembangbiakkan hingga beranak pinak.

Tertarik Memelihara Ayam Cemani? Dapatkan di Sini!

Dengan kemudahan dalam hal pemeliharaannya, tentu Anda sebagai pecinta ayam hias semakin tertarik dengan Ayam Cemani, bukan?

Jangan khawatir, kami menyediakan Ayam Cemani dari usia 1 bulan hingga indukan dengan harga yang terjangkau. Pengiriman pun bisa kami kirimkan ke seluruh daerah di Indonesia yang terjangkau kargo hewan. Lalu, berapa sih harga Ayam Cemani?

Harga Ayam Cemani

Ayam Cemani merupakan ayam yang memiliki karakteristik unik dan berbeda dengan ayam pada umumnya, sehingga nilai jualnya cenderung memiliki harga yang tinggi di pasaran.

Alasan inilah yang membuat peluang usaha ternak Ayam Cemani kian menjanjikan. Tetapi, sebelum memulai beternak Ayam Cemani, tentunya peternak harus mempersiapkan segala fasilitas yang dibutuhkan, mulai dari modal, lokasi peternakan, pakan ayam, hingga strategi pemasaran yang harus selalu diperhatikan.

Dengan menjual Ayam Cemani, peternak dapat mendapatkan keuntungan yang relatif lebih besar.

Ayam Cemani jantan dewasa yang gagah
Banyak yang masih mempercayai bahwa ayam Cemani memiliki darah hitam, namun sepengetahuan kami sebagai peternak hal itu tidak benar.

Harga Ayam Cemani di pasaran dijual dengan harga yang relatif tinggi, mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 600.000, Anda sudah dapat membawa pulang Ayam Cemani yang memiliki corak sangat indah ini. Ayam Cemani dijual berdasarkan usianya; semakin besar usianya, maka akan semakin tinggi harga yang ditawarkan.

Usia Ayam Cemani Harga (per ekor)
1 Bulan Rp 95.000
2 Bulan Rp 135.000
3 Bulan Rp 185.000
4 Bulan Rp 235.000
5 Bulan Rp 285.000
Dewasa Rp 535.000

*Catatan: Kami tidak melayani permintaan Ayam Cemani untuk ritual, pengobatan, dan sejenisnya.

Jika Anda tertarik untuk mencoba beternak Ayam Cemani sebagai salah satu bentuk usaha, Anda bisa mempelajari lebih lanjut pada artikel Ayam Cemani Menjadi Salah Satu Bentuk Usaha Ternak Ayam.

Apabila Anda baru memulai beternak ayam ini, Anda juga bisa mempelajari Memilih Indukan atau Anakan untuk Memulai Beternak Ayam Cemani?.

Dan jika Anda ingin mencoba menetaskan telur Ayam Cemani, kami menyediakan telur Ayam Cemani yang siap ditetaskan, baik dengan indukan ayam lain maupun dengan mesin penetas telur.

Bagi Anda yang lebih memilih bibit atau anakan Ayam Cemani, kami juga bisa mengirimkan ke seluruh penjuru Indonesia yang terjangkau kargo hewan.

Untuk Ayam Cemani dewasa pun bisa Anda pesan di Jualayamhias.com. Lihat daftar harga ayam hias terbaru di halaman DAFTAR HARGA kami.

WHATSAPP/TELP/SMS

CS 1

0812-2028-8686

CS 2

0813-6330-7506

CS 3

0895-6124-93491

5/5 - (14 votes)

Tinggalkan Balasan

WhatsApp WA kami sekarang..!