0812 2028 8686
08564 77 23 888
0819 3140 9353

8 Solusi Bagi Anda yang Memiliki Ayam yang Mematuk Sendiri Telurnya

HP : 08564 77 23 888 | BERKUALITAS DAN TERPERCAYA

8 Solusi Bagi Anda yang Memiliki Ayam yang Mematuk Sendiri Telurnya

8 Solusi Bagi Anda yang Memiliki Ayam yang Mematuk Sendiri Telurnya

Solusi Bagi Anda yang Memiliki Ayam yang Mematuk Sendiri Telurnya – Saat kita pergi ke kandang terkadang kita temui ada telur yang berserakan bekas dipatuk oleh ayam. Hal itu dimulai saat ayam merusak telur dalam kotak sarang, menemukan telur dan mematuknya. Mereka merasakan kuning telur yang lezat dan akan terbiasa mematuknya manakala menemukannya. Bahkan ayam yang lain akan ikut-ikutan memakannya. Jika hal itu dibiarkan maka persediaan telur anda akan habis.

Ayam yang mematuk telurnya sendiri merupakan kebiasaan yang buruk dan harus dicegah sedini mungkin. Dengan menggunakan paruh ayam yang runcing tersebut ayam akan memperlebar luas permukaan kerusakan kerabang sehingga akhirnya ayam dengan mudah memakan isi telur.

Penyebab utama ayam tersebut memakan telurnya sendiri dikarenakan kurangnya nutrisi pada ayam yang diberikan kepada indukan serta jumlah konsumsi pakan yang kurang. Oleh karena kurangya kedua asupan nutrisi tersebut membuat kerabang telur yang dihasilkan menjadi tipis dan lembek. Dengan kondisi tersebutlah yang nantinya akan menyebabkan telur mudah retak dan akhirnya merangsang ayam untuk memakan telurnya sendiri.

Untuk mengurangi hal tersebut sebaiknya tambahkan kalsium pada pakan ayam..Kekurangan kalsium pada ayam akan menghasilkan telur yang mempunyai cangkag tidak kuat menahan beban ayam saat dierami yang mengakibatkan telur pecah dan kemungkinan ayam tersebut akan memakannya.

Telur Ayam yang di Patuk Induknya
Telur Ayam yang di Patuk Induknya – telur berlubang

Baca selanjutnya di : 

Berikut adalah beberapa Faktor yang menjadi pemicu ayam untuk memekaan telurnya sendiri : 

  • Ukukran kandang ayam yang terlalu sempit karena isi kandang terlalu banyak
  • Ayam stress
  • Ayam kelaparan dan tidak menemukan makanan untuk di makan
  • Cahaya pada lampu kandang yang terlalu terang
  • Kurannya nutrisi pada pakan ayam
  • Umur ayam yang sudah tua
  • Kondisi kerabang telur yang tipis
  • Ayam kekurangan zat besi dan kalsium
  • Ketersediaan air yang kurang
Tutuplah tempat pengeraman dengan tirai agar gelap, jadi ayam tidak melihat telur tersebut - tirai ayam
Tutuplah tempat pengeraman dengan tirai agar gelap, jadi ayam tidak melihat telur tersebut – tirai ayam

Berikut ada 8 cara agar ayam-ayam tersebut tidak lagi memangsa telur anda:

  1. Ambilah paku yang kecil, lubangi sisi telur, aduklah isi telur kemudian buanglah perlahan-lahan hingga isinya kosong. Isilah dengan air sabun atau mustard jika anda memilikinya, bisa juga sesuatu yang dibenci oleh ayam dan isilah hingga penuh. Lalu tempatkan pada sarang tempat ayam bertelur. Saat ayam mematuk telur isi air sabun tersebut mereka mengetahui isinya dan akan berhenti mematuknya untuk lain waktu. Mungkin diperlukan beberapa percobaan hingga pemangsa ayam sudah mulai hafal.
  2. Metode kedua dengan meletakkan telur palsu dalam sarang telur. Sebelumnya anda harus memastikan kalau telur yang ada harus diasingkan terlebih dahulu. Setelah beberapa saat, ayam akan bosan dan paruh mereka merasakan sakit karena mematuk plastik. Pada tahapan ini kebiasaan mematuk telur biasanya akan memudar.
  3. Berikan ayam anda dengan makanan yang banyak mengandung protein. Tepung ikan dan makanan kucing salah satunya. Ayam tidak akan mencari telur kalau makanan mereka mengandung sedikit protein.
  4. Menggantungkan ‘tirai’ disekitar kotak sarang. Ayam akan kesulitan untuk mematuk karena kotak sarang menjadi gelap.
  5. Meletakkan jerami diluar kotak sarang. Jadi jika ayam mematuk telur akan meleset karena telur menggelinding disela-sela jerami.
  6. Menggantungkan kaca yang membuat mereka tidak bisa melihat kedepan mereka, hanya bisa melihat kesatu sisi. Jadi ayam tidak bisa mematuk tepat lurus didepan.
  7. Ambil telur tersebut saat ayam bertelur agar tidak di patuk oleh ayam
  8. Potonglah sedikit paruh ayam agar saat ingin mematuk telur, ayam merasa ngilu dan tidak mau mematuk telurnya kembali.
Salah satu telur ayam batik itali yang menetas dan telur tidak dipatuk oleh indukannya - telur menetas
Salah satu telur ayam batik itali yang menetas dan telur tidak dipatuk oleh indukannya – telur menetas

Bagaiman caranya agar kita mengetahui pelaku pemakan telur ayam?

Pertama-tama kita harus memeriksa wajah ayam-ayam kita. Bila kita menemukan wajah mereka yang basah oleh cairan telur, atau bisa saja anda isi telur dengan ditambahkan zat pewarna agar ayam yang mematuk bisa diketahui dari zat warna yang menempel pada wajahnya. Bisa saja anda meletakkan telur ditanah dan menempatkan kamera pengintai agar anda bisa mengetahui pelakunya.

Pencegahan : 

  1. Pastikan ayam mendapatkan asupan protein yang cukup dalam menu makanan sehari-hari agar mereka tidak mencari sendiri protein dari sebutir telur.
  2. Memeriksa kotak sarang, pastikan cukup aman sehingga tidak mudah dicuri pemangsa telur.
  3. Setelah ayam bertelur, segera ambil telur itu.
  4. Jangan biarkan ayam anda kelaparan, secara rutin berikan makanan secukupnya.
  5. Jangan biarkan ayam anda menjadi bosan. Berikan tempat untuk melatih naluri menggaruk dan mematuk. Seperti jambu biji dan kubis yang digantung. Dengan begitu mereka tidak akan mematuk telur lagi.
  6. Buatlah sarang ayam dengan tempat yang empuk agar saat ayam bertelur, telur ayam tidak pecah.
  7. Letakkan sarang ayam lebih tinggi dari permukaan tanah dan di tempat yang sedikit gelap, tujuannya agar telur tidak terlihat dan tidak menarik perhatian ayam.
  8. Jika telur ayam akan di tetaskan menggunakan mesin penetas maka bisa selalu dikumpulkan atau di ambil tiap 2-3 kali sehari.

Cara memperlakukan ayam yang sudah terlanjur timbul mematuk telur :

  1. Buatlah bentuk kandang seperti kandang ayam petelur. Jadi saat ayam bertelur maka telur-telur tersebut akan menggelinding dan jauh dari jangkauan ayam.
  2. Tuangkan telur ayam yang sudah di kocok dan di campur merica ke lantai kandang.
  3. Jika ayam mematuknya maka ia akan mendapatkan rasa yang aneh dan tidak akan mematuk telur kembali.
  4. Pisahkan ayam yang sudah terlanjur memiliki sifat mematuk telur. Hal ini bertujuan agar ayam lain tidak mengikuti kebiasaan ayam tersebut.
  5. Jika ada telur yang pecah maka segera bersihkan bekas pecahan tersebut agar tidak di makan oleh ayam.
  6. Berilah susu cair agar ayam tidak memakan telur kembali.

Semoga cara diatas bisa membantu dalam menanggulangi ayam yang menjadi pemangsa telur yang kerap merugikan para peternak ayam. Selamat mencoba 🙂

Image Sources:

  • Telur berlubang: thegreatergreen.typepad.com
  • Tirai ayam: pinterest.com
  • telur menetas: Meilani Sawitri

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Nomor layanan pelanggan: Indosat: 0856-4772-3888 Telkomsel: 0812-2028-8686 Rekening Bank: A/N: Nunung Setyawan BRI No Rek : 203301001223539 Permata Syariah No Rek : 4121889477 Kami tidak bertanggung jawab atas: 1. Kerugian akibat pembayaran tidak resmi kepada pihak/individu yang dengan cara apapun mengatasnamakan jualayamhias.com. 2. Kerugian yang disebabkan karena kelalaian mengecek nomor resmi layanan pelanggan kami dan kecocokan nomor rekening yang diberikan dengan nomor rekening resmi kami.
ORDER VIA WHATSAPP
%d bloggers like this: