Ayam Brahma merupakan salah satu ayam hias berukuran besar yang banyak menarik perhatian karena tubuhnya tegap, bulunya lebat, dan bagian kakinya ditumbuhi bulu hingga jari-jari. Penampilannya membuat ayam ini cocok menjadi koleksi bagi penghobi unggas hias maupun dipelihara sebagai indukan.
Sebelum membeli ayam Brahma, ada beberapa hal yang perlu diketahui. Ukuran tubuh, warna bulu, kondisi kaki, dan kesehatan ayam menjadi pertimbangan penting dalam memilih indukan. Selain itu, ayam Brahma memiliki beberapa variasi warna dan penamaan yang perlu dipahami agar pembeli tidak keliru saat memilih.
Jualayamhias menyediakan beberapa pilihan ayam Brahma dewasa, mulai dari Brahma Eropa, Columbian Light Brahma, Blue Brahma, Black Brahma, hingga Buff Brahma. Tersedia juga telur ayam Brahma bagi penghobi yang ingin mencoba menetaskan sendiri. Berikut daftar harga, penjelasan setiap jenis, serta panduan memilih dan merawatnya.
Harga Ayam Brahma Terbaru 2026
Harga ayam brahma dapat berbeda tergantung jenis, warna, usia, kualitas, dan ketersediaannya. Berikut daftar harga ayam brahma terbaru:
Daftar Harga Ayam Brahma Dewasa
| Jenis Ayam Brahma | Harga | Satuan |
|---|---|---|
| Brahma Eropa | Rp2.700.000 | /pasang |
| Columbian Light Brahma | Rp2.000.000 | /pasang |
| Blue Brahma | Rp2.200.000 | /pasang |
| Black Brahma | Rp2.200.000 | /pasang |
| Buff Brahma | Rp2.700.000 | /pasang |
Daftar Harga Telur Ayam Brahma
| Jenis Telur | Harga | Satuan |
|---|---|---|
| Telur Ayam Brahma | Rp95.000 | /butir |
Mengenal Ayam Brahma dan Ciri Khasnya
Ayam Brahma dikenal sebagai ayam berukuran besar dengan tubuh lebar, dada penuh, dan bulu yang tumbuh hingga bagian kaki. Ras ini dikembangkan di Amerika Serikat pada abad ke-19 dengan pengaruh ayam-ayam Asia. Selain sebagai ayam hias, Brahma juga dikenal sebagai ayam dwiguna yang dapat dimanfaatkan untuk produksi daging dan telur.
Beberapa ciri yang dapat dikenali dari ayam Brahma antara lain:
-
Tubuh besar dan kokoh. Postur tubuhnya terlihat lebar dengan posisi badan yang tegap.
-
Kaki berbulu. Bulu tumbuh pada bagian tulang kering hingga jari-jari, sehingga penampilannya berbeda dari ayam yang kakinya tidak berbulu.
-
Bulu tebal. Bulu tubuhnya membantu memberikan tampilan yang penuh dan menarik.
-
Karakter relatif tenang. Brahma umumnya dikenal memiliki temperamen yang cenderung tenang, meskipun perilaku setiap ayam tetap dapat berbeda.
-
Memiliki beberapa variasi warna. Warna bulu menjadi salah satu pertimbangan utama penghobi ketika memilih ayam Brahma.
Karena ukuran tubuhnya besar dan kakinya berbulu, ayam Brahma membutuhkan kandang yang cukup luas, lantai yang tidak mudah becek, serta tempat istirahat yang nyaman. Perawatan tersebut penting untuk menjaga kondisi tubuh dan kebersihan bulunya.
Jenis-Jenis Ayam Brahma yang Tersedia
Setiap pilihan ayam Brahma memiliki tampilan yang berbeda, terutama dari warna bulunya. Berikut penjelasan masing-masing produk agar calon pembeli dapat membandingkan karakteristiknya sebelum memilih.
1. Brahma Eropa
Ayam Brahma Eropa merupakan nama yang digunakan untuk salah satu pilihan produk Brahma di pasaran. Sebutan ini perlu dikonfirmasi kepada penjual karena penamaan berdasarkan asal atau tipe pemasaran tidak selalu menunjukkan varietas warna yang sama dengan klasifikasi standar ras.
Daya tarik utama ayam ini tetap terletak pada karakteristik Brahma, yaitu tubuh besar, bulu lebat, dan kaki berbulu. Bagi penghobi yang ingin mengoleksi ayam berpostur besar, penting untuk memperhatikan bentuk tubuh, kondisi bulu, dan kesehatan ayam yang akan dibeli.
Sebelum memesan, calon pembeli sebaiknya meminta foto atau video terbaru untuk memastikan tampilan ayam yang tersedia sesuai dengan harapan. Jika ayam akan dijadikan indukan, tanyakan juga jenis kelamin dan riwayat pemeliharaannya.

2. Columbian Light Brahma
Columbian Light Brahma memiliki kombinasi warna yang mudah dikenali, yaitu tubuh dominan putih atau putih keperakan dengan warna hitam pada bagian leher dan ekor. Pada ayam jantan, bulu leher dan ekor biasanya terlihat lebih menonjol, sedangkan ayam betina memiliki pola yang menyesuaikan karakter bulu betina.
Kombinasi warna tersebut membuat Columbian Light Brahma menarik bagi penghobi yang menyukai ayam hias dengan perpaduan warna terang dan gelap. Selain warna bulu, perhatikan juga keseragaman pola, bentuk tubuh, dan pertumbuhan bulu pada kaki.
Bagi calon pembeli yang ingin memelihara sepasang indukan, pastikan ayam jantan dan betina memiliki kondisi tubuh yang baik. Warna bulu saja tidak cukup untuk menentukan kualitas indukan karena kesehatan dan kesiapan reproduksi juga perlu diperhatikan.
→ [Lihat Produk Columbian Light Brahma]

3. Blue Brahma
Blue Brahma memiliki warna bulu bernuansa biru keabu-abuan yang memberikan kesan berbeda dibandingkan Brahma berwarna putih, hitam, atau kuning keemasan. Intensitas warna dapat terlihat berbeda pada setiap individu, tergantung pola bulu dan kombinasi warnanya.
Pilihan ini cocok bagi penghobi yang ingin menambah variasi warna dalam koleksi ayam hias. Saat memilih Blue Brahma, perhatikan apakah warna bulu tampak merata sesuai pola yang diharapkan, serta pastikan ayam tidak menunjukkan tanda-tanda sakit seperti lesu, kesulitan berjalan, atau bulu yang tampak rusak.
Kaki berbulu juga perlu mendapat perhatian khusus. Kondisi kandang yang kering membantu menjaga bulu kaki tetap bersih dan mengurangi risiko masalah akibat kelembapan atau kotoran yang menempel.

4. Black Brahma
Black Brahma merupakan pilihan bagi penghobi yang menyukai ayam dengan warna bulu dominan hitam. Warna gelap memberikan tampilan yang tegas, terutama ketika dipadukan dengan postur tubuh Brahma yang besar dan bulu kaki yang lebat.
Saat memilih Black Brahma, jangan hanya melihat warna bulunya. Periksa pula kondisi mata, paruh, kaki, dan bulu. Ayam yang sehat umumnya terlihat aktif, mampu berdiri dengan baik, serta memiliki bulu yang terawat.
Jika ayam akan dijadikan indukan, calon pembeli juga perlu memastikan jenis kelamin setiap individu. Membeli sepasang ayam tidak hanya berarti memilih dua ekor yang tampak serasi, tetapi juga memastikan pasangan tersebut sesuai dengan tujuan pemeliharaan.

5. Buff Brahma
Buff Brahma memiliki warna bulu bernuansa kuning keemasan hingga cokelat kekuningan. Warna ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penghobi yang menginginkan ayam Brahma dengan tampilan hangat dan mencolok.
Selain warna, Buff Brahma tetap memiliki karakter fisik utama ras Brahma, seperti tubuh besar dan kaki berbulu. Karena bulu tumbuh hingga bagian jari, kebersihan kandang perlu dijaga agar kotoran tidak menempel dan menggumpal pada kaki.
Bagi pembeli yang ingin menjadikannya koleksi, perhatikan kesesuaian warna dan bentuk tubuh dengan foto ayam yang ditawarkan. Jika digunakan sebagai indukan, pastikan kondisi ayam sehat dan tanyakan informasi mengenai usia serta riwayat pemeliharaannya.

Pilihan Telur Ayam Brahma
Selain ayam dewasa, tersedia pilihan telur ayam Brahma bagi penghobi yang ingin mencoba proses penetasan sendiri. Penetasan dapat menjadi pilihan untuk memelihara ayam sejak menetas, tetapi hasilnya dipengaruhi oleh beberapa faktor.
Jika ingin menetaskan telur Brahma, gunakan mesin tetas yang suhunya stabil dan memiliki pengaturan kelembapan yang sesuai. Telur juga perlu ditangani dengan hati-hati agar tidak mengalami benturan atau kerusakan cangkang.
→ [Lihat Produk Telur Ayam Brahma]

Peluang Usaha Ayam Brahma
Selain dipelihara sebagai ayam hias, ayam Brahma juga memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.
Beberapa peluang usaha ayam brahma yang bisa dijalankan antara lain:
- Penjualan DOC Ayam Brahma
- Penjualan ayam remaja
- Penjualan indukan
- Penjualan telur tetas
- Jasa breeding ayam Brahma
Karena permintaannya cukup stabil, usaha ayam Brahma masih memiliki prospek yang menjanjikan bagi penghobi maupun peternak.
Pertanyaan Umum Seputar Harga Ayam Brahma
1. Berapa harga ayam Brahma dewasa sepasang?
Harga ayam Brahma dewasa di JualAyamHias mulai dari Rp2.000.000 hingga Rp2.700.000 per pasang, tergantung jenis yang dipilih. Columbian Light Brahma dibanderol Rp2.000.000 per pasang, sedangkan Brahma Eropa dan Buff Brahma masing-masing Rp2.700.000 per pasang.
2. Kenapa Harga Ayam Brahma Lebih Mahal Dibanding Ayam Biasa?
Ayam Brahma memiliki ukuran tubuh yang besar, pertumbuhan yang relatif lebih lama, serta termasuk ayam hias premium yang banyak dicari oleh penghobi unggas.
3. Apa perbedaan Blue Brahma, Black Brahma, dan Buff Brahma?
Perbedaan utamanya terletak pada warna bulu. Blue Brahma memiliki warna biru keabu-abuan, Black Brahma dominan hitam, sedangkan Buff Brahma memiliki warna kuning keemasan hingga cokelat kekuningan.
4. Apa Jenis Ayam Brahma yang Paling Populer?
Beberapa jenis yang populer antara lain Light Brahma, Buff Brahma, Black Brahma, dan Blue Brahma karena memiliki warna bulu yang unik dan menarik.
5. Apakah ayam Brahma cocok dipelihara di kandang rumahan?
Ayam Brahma dapat dipelihara di lingkungan rumahan jika tersedia kandang yang cukup luas, aman, bersih, dan memiliki sirkulasi udara baik. Karena tubuhnya besar, kandang sempit dan lantai yang terus-menerus basah sebaiknya dihindari.
Tertarik Memelihara Ayam Brahma?
Ayam Brahma merupakan salah satu ayam hias premium yang banyak diminati karena ukuran tubuhnya yang besar, bulunya yang indah, serta nilai jualnya yang tinggi. Dengan perawatan yang tepat, ayam Brahma dapat menjadi koleksi unggas yang menarik sekaligus memiliki potensi bisnis yang menjanjikan.
Kami menyediakan berbagai jenis ayam Brahma berkualitas dengan kondisi sehat dan siap kirim ke berbagai daerah di Indonesia.
Hubungi admin di bawah ini sekarang untuk mendapatkan informasi stok, harga ayam brahma terbaru, serta konsultasi memilih ayam yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Yuk, Hubungi Kami!
Tanya stok dan harga ayam hias lewat WhatsApp.



WA kami sekarang..!
Harga Brahma tsb untuk 1 ekor atau 1 pasang ka?
harga 1 ekor ya..
Maaf bisa via wa ya,,? , kami kirim info lengkap nya..
mohon nomor wa nya ..????????☺️
Atau bisa WA kami di:
0857-2944-1388