Merpati Jawa Sungut dikenal sebagai salah satu merpati lokal dengan penampilan yang khas. Ciri yang paling mudah dikenali adalah adanya bulu seperti kumis atau sungut di sekitar hidung, disertai bentuk paruh yang pendek dan berwarna hitam.
Selain penampilannya, Jawa Sungut juga dikenal di kalangan penghobi karena karakter terbangnya. Beberapa sumber dari komunitas penghobi mengaitkan Jawa Sungut dengan kemampuan terbang tinggi, nitik, dan pada sebagian individu kemampuan terbang pada malam hari. Namun, kemampuan tersebut tidak dapat dianggap sama pada setiap burung.
Karena itu, jika Anda ingin membeli Merpati Jawa Sungut, jangan hanya melihat nama jenis atau penampilannya. Kondisi fisik, kesehatan, usia, karakter, dan tujuan pemeliharaan juga perlu menjadi pertimbangan sebelum memilih burung.
Jika ingin mengenal jenis merpati lain, Anda bisa melihat jenis-jenis merpati hias yang banyak dipelihara.
Mengenal Merpati Jawa Sungut
Merpati Jawa Sungut merupakan merpati lokal yang banyak dikenal di kalangan penghobi merpati di Pulau Jawa. Penelitian di Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran mengelompokkan Jawa Sungut di antara merpati balap dasar dan merpati balap tinggian berdasarkan karakteristik yang diamati pada penelitian tersebut.Â
Nama “Sungut” sendiri berkaitan dengan ciri bulu di sekitar hidung yang menyerupai kumis. Ciri tersebut menjadi salah satu pembeda yang membuat Jawa Sungut mudah dikenali dibandingkan beberapa jenis merpati lainnya.
Dalam penelitian Fadloli Ma’mun di Kabupaten Magelang, karakter yang diamati tidak hanya berupa bentuk sungut, tetapi juga meliputi bobot badan, ukuran kepala, paruh, leher, dada, sayap, kaki, jumlah bulu sayap dan ekor, warna mata, warna bulu, serta warna shank. Artinya, penampilan Jawa Sungut tidak hanya ditentukan oleh satu ciri saja.
Ciri-Ciri Merpati Jawa Sungut
Salah satu alasan Jawa Sungut banyak menarik perhatian penghobi adalah penampilannya yang memiliki karakter tersendiri.
Ciri paling khas terdapat pada bagian hidung, yaitu tumbuhnya bulu yang menyerupai kumis atau sungut. Penelitian Universitas Padjadjaran juga mencatat paruh pendek berwarna hitam sebagai bagian dari karakteristik kualitatif yang diamati pada Jawa Sungut jantan dewasa.Â
Selain itu, bentuk kepala, warna mata, warna bulu, bentuk ujung bulu sayap primer, dan warna kaki dapat menunjukkan variasi antarindividu. Karena penelitian tersebut menggunakan 50 ekor jantan dewasa dari beberapa peternak di Kabupaten Magelang, hasilnya lebih tepat digunakan sebagai gambaran karakter populasi yang diteliti, bukan sebagai standar bahwa setiap Jawa Sungut harus memiliki penampilan yang persis sama.
| Bagian | Ciri yang Perlu Diperhatikan | Yang Perlu Dicek Saat Membeli |
|---|---|---|
| Kepala & Sungut | Memiliki bulu khas menyerupai kumis di sekitar hidung atau pangkal paruh. | Perhatikan bentuk kepala dan karakter bulu sungutnya secara langsung. |
| Paruh | Relatif pendek dan berwarna hitam. | Pastikan paruh tampak normal dan tidak menunjukkan kelainan atau kerusakan. |
| Mata | Warna mata merupakan salah satu karakter kualitatif yang dapat diamati. | Perhatikan kondisi mata agar tampak bersih dan tidak menunjukkan tanda gangguan. |
| Bulu | Warna dan karakter bulu termasuk bagian dari ciri kualitatif individu. | Pilih burung dengan bulu yang rapi, bersih, dan kondisi tubuh yang baik. |
| Sayap | Bentuk ujung bulu sayap primer dan jumlah bulu sayap dapat diamati sebagai karakter fisik. | Periksa kelengkapan dan kondisi bulu sayap sebelum membeli. |
| Kaki | Warna shank atau bagian kaki merupakan salah satu karakter yang diamati. | Pastikan kaki dan jari tidak mengalami luka atau kelainan. |
| Postur Tubuh | Ukuran dan proporsi tubuh termasuk sifat kuantitatif yang dapat diamati. | Perhatikan kondisi tubuh secara keseluruhan dan kesesuaiannya dengan tujuan pemeliharaan. |
Harga Merpati Jawa Sungut
Untuk melihat kisaran harga berbagai jenis merpati hias, Anda juga dapat melihat daftar harga merpati hias terbaru.
Jadi, ketika Anda sedang mencari Merpati Jawa Sungut berkualitas, jangan menentukan kualitas hanya berdasarkan ketebalan sungut atau warna tertentu. Kondisi burung secara keseluruhan tetap lebih penting.
Karakter dan Kemampuan Terbang
Jawa Sungut dikenal di kalangan penghobi sebagai merpati yang memiliki karakter terbang tertentu. Dalam komunitas, istilah seperti nitik atau ngawang digunakan untuk menggambarkan karakter terbang merpati, meskipun istilah dan penilaiannya dapat berbeda antar penghobi.
Salah satu hal yang sering dikaitkan dengan Jawa Sungut adalah kemampuan terbang pada malam hari. Penelitian yang tersedia mengenai Jawa Sungut juga mencatat adanya laporan mengenai kemampuan tersebut, khususnya dalam kondisi tertentu seperti saat bulan purnama. Namun, hal ini sebaiknya tidak dipahami bahwa semua Jawa Sungut pasti mampu terbang malam dengan kemampuan yang sama.
Pada merpati secara umum, kemampuan navigasi memang merupakan kemampuan yang kompleks. Penelitian mengenai merpati menunjukkan bahwa burung dapat menggunakan berbagai petunjuk untuk menentukan arah, termasuk medan magnet, posisi matahari, landmark visual, dan penciuman. Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya peran medan magnet dalam navigasi ketika kondisi tertentu membuat petunjuk lain kurang tersedia.Â
Namun, temuan tersebut merupakan penelitian mengenai navigasi merpati secara umum, bukan bukti bahwa Jawa Sungut mempunyai mekanisme penglihatan malam khusus.

Cara Memilih Merpati Jawa Sungut yang Berkualitas
Jika tujuan Anda membeli Jawa Sungut adalah untuk hobi, koleksi, atau indukan, jangan terburu-buru memilih hanya berdasarkan foto atau ciri fisik tertentu.
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kondisi kesehatan burung. Merpati yang sehat umumnya terlihat aktif dan responsif terhadap lingkungan. Perhatikan juga kondisi mata, paruh, bulu, kaki, serta kebersihan tubuhnya.
Selanjutnya, perhatikan karakteristik fisiknya. Bulu sungut di sekitar hidung merupakan ciri khas yang penting, tetapi bentuk kepala, paruh, tubuh, sayap, dan kaki juga perlu dilihat secara keseluruhan.
Jika tujuan pembelian adalah breeding, usia dan jenis kelamin juga menjadi pertimbangan penting. Pastikan pasangan yang dipilih berada dalam kondisi yang baik dan sesuai dengan tujuan pemeliharaan.
Yang tidak kalah penting, tanyakan riwayat burung kepada penjual. Misalnya, apakah burung sudah terbiasa dipelihara di kandang, bagaimana karakter terbangnya, berapa usianya, dan apakah dijual sebagai pasangan atau individu.
Dengan informasi tersebut, Anda tidak hanya membeli berdasarkan penampilan, tetapi juga mengetahui karakter dan kondisi burung yang akan dipelihara.
Cara Merawat Merpati Jawa Sungut
Pada dasarnya, perawatan Jawa Sungut perlu memperhatikan kebutuhan dasar merpati seperti kandang yang aman, air minum bersih, pakan yang sesuai, kebersihan, serta ruang gerak yang cukup.
Merpati termasuk kelompok burung yang secara umum banyak mengonsumsi biji-bijian atau buah, tergantung jenisnya. Untuk merpati pemakan biji, pakan komersial khusus merpati juga dapat digunakan selama komposisinya sesuai kebutuhan.Â
Air minum harus tersedia setiap hari dan wadahnya dijaga kebersihannya. Kandang juga perlu dibersihkan secara rutin agar kotoran tidak menumpuk dan kondisi lingkungan tetap baik.
Jika Anda memberikan campuran biji-bijian, perhatikan kualitas bahan pakan. Pakan yang lembap, berjamur, berbau tidak normal, atau sudah terkontaminasi sebaiknya tidak diberikan.
Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai pakan, Anda bisa membaca 8 jenis makanan burung merpati yang mudah didapat.

Pertanyaan Umum Seputar Merpati Jawa Sungut
1. Apakah merpati jawa sungut cocok untuk pemula?
Bisa. Pemula dapat memelihara Jawa Sungut selama mampu memenuhi kebutuhan dasar seperti kandang yang aman, pakan, air minum, kebersihan, dan perawatan kesehatan. Pemilihan burung yang sehat juga penting, terutama bagi pemula yang belum banyak pengalaman merawat merpati.
2. Apakah semua merpati jawa sungut bisa terbang malam?
Tidak dapat dipastikan. Kemampuan terbang malam memang dikaitkan dengan Jawa Sungut dalam sumber dan pengalaman penghobi, tetapi kemampuan setiap individu dapat berbeda. Jika kemampuan tersebut menjadi pertimbangan utama, tanyakan riwayat dan karakter burung kepada penjual sebelum membeli.
3. Apakah merpati jawa sungut bisa dijadikan indukan?
Bisa. Jika tujuan pembelian untuk breeding, perhatikan usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, dan riwayat burung. Pemilihan pasangan juga sebaiknya disesuaikan dengan tujuan breeding yang ingin dicapai.
4. Apa yang harus diperhatikan sebelum membeli merpati jawa sungut?
Periksa kondisi mata, paruh, bulu, kaki, tubuh, dan aktivitas burung. Selain ciri fisik, tanyakan juga usia, jenis kelamin, riwayat pemeliharaan, karakter terbang, dan apakah burung dijual sebagai individu atau pasangan.
5. Apakah merpati jawa sungut tersedia untuk dikirim ke luar kota?
Ketersediaan pengiriman bergantung pada lokasi tujuan, kondisi burung, layanan ekspedisi, serta ketentuan pengiriman hewan. Sebaiknya konfirmasi terlebih dahulu kepada admin mengenai pilihan burung dan pengiriman sebelum melakukan pemesanan.
Tertarik Memiliki Merpati Jawa Sungut?
Kami menyediakan Merpati Jawa Sungut untuk kebutuhan penghobi, koleksi, maupun pemeliharaan dan breeding, dengan pilihan yang disesuaikan berdasarkan stok yang tersedia.
Sebelum melakukan pemesanan, calon pembeli dapat menanyakan terlebih dahulu jenis, usia, jenis kelamin, kondisi, pasangan, dan harga Merpati Jawa Sungut yang tersedia.
Ketersediaan burung dapat berubah mengikuti kondisi stok. Karena itu, sebaiknya lakukan konfirmasi terlebih dahulu agar mendapatkan informasi terbaru mengenai burung yang sedang tersedia.
Hubungi admin melalui WhatsApp di bawah ini untuk mendapatkan informasi terbaru dan konsultasikan kebutuhan Anda sebelum melakukan pemesanan.
Hubungi Admin Kami
Mau tanya stok atau harga ayam hias?
Pilih admin untuk terhubung via WhatsApp.

Mugiyanto, pakar ayam hias sejak 1999, kerap berbagi keahliannya di berbagai channel YouTube, Trans TV, TVRI, dan majalah nasional.
Melalui jualayamhias.com, ia memastikan pelanggan mendapatkan ayam hias berkualitas tinggi.


WA kami sekarang..!