Ayam mutiara (guinea fowl) kini semakin diminati karena tampilannya unik, daya tahan tubuhnya kuat, serta nilai jualnya cukup tinggi. Tak heran jika banyak pemula mulai melirik peluang beternak ayam mutiara, baik sebagai ayam hias maupun untuk produksi telur dan daging.
Kabar baiknya, beternak ayam mutiara tergolong mudah jika dilakukan dengan cara yang tepat. Artikel ini membahas panduan lengkap mulai dari pengenalan ayam mutiara, pakan, kandang, hingga tips perawatan agar hasil maksimal.
Sedia telur, anakan, dan indukan siap kirim seluruh Indonesia,
BERGARANSI

Apa Itu Ayam Mutiara?
Ayam mutiara adalah jenis unggas yang berasal dari Afrika dan dikenal dengan bulu bercorak bintik putih seperti mutiara. Ayam ini aktif bergerak, memiliki suara khas, serta relatif tahan terhadap penyakit dibanding ayam kampung biasa.
Selain sebagai ayam hias, ayam mutiara juga dimanfaatkan untuk telur dan daging karena kandungan proteinnya tinggi.
Mengapa Beternak Ayam Mutiara Menjadi Peluang Menarik?
- Perawatan relatif mudah
- Daya tahan tubuh cukup kuat
- Bisa dipelihara semi umbaran
- Telurnya bernilai jual
- Pasar ayam hias dan konsumsi terus berkembang
Dengan manajemen sederhana, ayam mutiara sudah bisa menjadi sumber penghasilan tambahan.
Cara Membedakan Ayam Mutiara Jantan dan Betina
Mengetahui jenis kelamin penting untuk menentukan komposisi indukan.
Ciri Ayam Mutiara Jantan
- Ukuran tubuh lebih besar
- Jengger dan pial lebih menonjol
- Suara lebih keras
- Leher tampak lebih panjang
Ciri Ayam Mutiara Betina
- Tubuh lebih kecil dan ramping
- Suara lebih halus
- Kepala lebih kecil
- Mulai bertelur usia sekitar 5–6 bulan
Idealnya gunakan perbandingan 1 jantan : 4–5 betina agar produksi telur lebih optimal.

Pakan yang Cocok untuk Ayam Mutiara
Pakan sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan produktivitas ayam mutiara.
- Dedak halus
- Jagung giling
- Konsentrat unggas
- Sayuran hijau (kangkung, daun pepaya)
- Vitamin dan mineral tambahan
Untuk anakan gunakan voer starter, sedangkan ayam dewasa bisa diberi pakan campuran. Berikan pakan 2–3 kali sehari dan pastikan air minum selalu bersih.
Kandang Ideal untuk Ayam Mutiara
Ayam mutiara aktif bergerak sehingga kandang harus cukup luas dan memiliki sirkulasi udara baik.
- Gunakan sistem postal atau semi umbaran
- Pastikan kandang kering dan tidak lembap
- Sediakan tempat bertengger
- Bersihkan kandang minimal dua kali seminggu
- Pisahkan ayam sakit dari yang sehat
Kandang yang bersih membantu mencegah penyakit dan mempercepat pertumbuhan ayam.
Cara Menetaskan Telur Ayam Mutiara
Telur ayam mutiara dapat ditetaskan menggunakan mesin penetas atau indukan ayam kampung. Lama penetasan sekitar 26–28 hari. Pastikan suhu dan kelembapan stabil agar daya tetas tinggi.
Kesalahan Umum Saat Beternak Ayam Mutiara
- Kandang terlalu sempit
- Pakan tidak seimbang
- Jarang membersihkan kandang
- Tidak memisahkan ayam sakit
- Kurang vitamin saat cuaca berubah
Menghindari kesalahan ini akan meningkatkan keberhasilan ternak.

Umur Bertelur dan Produktivitas Ayam Mutiara
Ayam mutiara biasanya mulai bertelur pada usia 5–6 bulan. Dalam kondisi ideal, satu ekor betina mampu menghasilkan sekitar 80–120 butir telur per tahun, tergantung perawatan dan kualitas pakan.
Tertarik Memulai Ternak Ayam Mutiara?
Sedang mencari ayam mutiara sehat untuk diternakkan atau dipelihara? Kami menyediakan ayam mutiara pilihan dengan kondisi prima dan siap kirim ke berbagai daerah.
Jika masih bingung menentukan jenis atau jumlah yang sesuai, silakan konsultasi terlebih dahulu. Kami siap membantu memberikan rekomendasi terbaik sesuai kebutuhan Anda.
WHATSAPP/TELP/SMS
CS 1
CS 2
CS 3





WA kami sekarang..!
Kira kira klo k sulawesi selatan brapa harganya bos…?
Silahkan bisa langsung hubungi layanan pelanggan kami untuk info lebih lanjut di 085647723888