WhatsApp

0896-0696-2052

Penyakit Snot pada Ayam: Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mengobatinya

Penyakit snot merupakan salah satu penyakit ayam yang cukup sering menyerang ternak ayam di Indonesia. Penyakit ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan, menurunkan produktivitas ayam, bahkan berujung pada kematian jika tidak segera ditangani dengan baik.

Beternak ayam memang menjadi salah satu kegiatan yang banyak diminati masyarakat. Selain sebagai hobi, usaha ternak ayam juga bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan. Saat ini terdapat berbagai jenis ayam yang banyak dibudidayakan seperti ayam kampung super (JOPER), ayam broiler, ayam pejantan, hingga ayam SRF.

Namun dalam proses pemeliharaannya, peternak sering menghadapi kendala berupa serangan penyakit. Salah satu penyakit yang paling sering muncul adalah penyakit snot atau coryza pada ayam yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Penyakit ini bersifat menular dan dapat menyebar dengan cepat di dalam kandang jika tidak segera dikendalikan. Oleh karena itu, penting bagi peternak untuk memahami penyebab, ciri-ciri, serta cara mengobati penyakit snot pada ayam.

Jual Berbagai Jenis Ayam Hias

Ayam sehat, garansi hidup, siap kirim ke seluruh Indonesia.

alah satu jenis ayam yang terkena penyakit snot, lihat pada ciri wajah
salah satu jenis ayam yang terkena penyakit snot, lihat pada ciri wajah

Apa Itu Penyakit Snot pada Ayam?

Penyakit snot pada ayam atau yang sering disebut juga dengan Infectious Coryza merupakan penyakit pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Avibacterium paragallinarum. Penyakit ini biasanya muncul saat terjadi perubahan musim atau kondisi lingkungan yang tidak stabil.

Perubahan cuaca seperti musim pancaroba dapat menurunkan daya tahan tubuh ayam sehingga lebih rentan terserang penyakit. Snot dapat menyerang hampir semua umur ayam, baik ayam muda maupun ayam dewasa.

Penyakit ini juga dikenal cukup merugikan bagi peternak karena dapat menurunkan produksi telur dan meningkatkan angka kematian pada ayam yang terinfeksi.

Ciri-Ciri Ayam Terkena Penyakit Snot

Agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat, peternak perlu mengenali ciri-ciri ayam terkena penyakit snot. Ayam yang terserang penyakit ini biasanya menunjukkan beberapa gejala yang cukup mudah dikenali.

  • Ayam terlihat lemas dan bulunya tampak kusam
  • Sayap turun dan ayam terlihat kurang aktif
  • Pertumbuhan ayam menjadi lebih lambat
  • Keluar lendir kental berwarna kekuningan dari hidung
  • Lendir berbau tidak sedap atau busuk
  • Terjadi pembengkakan pada wajah dan sekitar mata
  • Muncul kerak pada lubang hidung
  • Ayam mengeluarkan suara ngorok
  • Nafsu makan menurun

Jika tanda-tanda tersebut mulai terlihat, sebaiknya ayam segera dipisahkan dari ayam yang sehat agar penyakit tidak menyebar ke seluruh kandang.

Keluarnya lendir dari hidung juga menandakan bahwa ayam tersebut terkena penyakit Snot
Keluarnya lendir dari hidung juga menandakan bahwa ayam tersebut terkena penyakit Snot

Perbedaan Penyakit Snot dan ILT pada Ayam

Penyakit snot sering kali memiliki gejala yang mirip dengan penyakit pernapasan lain seperti Infectious Laryngotracheitis (ILT). Kedua penyakit ini sama-sama menyebabkan keluarnya lendir dari hidung dan suara ngorok pada ayam.

Namun terdapat beberapa perbedaan yang bisa dikenali oleh peternak, yaitu:

  • Lendir pada penyakit ILT biasanya berbau amis
  • Lendir pada penyakit snot cenderung berbau busuk
  • Bunyi napas ayam pada ILT terdengar seperti “chekok”
  • Pada snot bunyi napas lebih seperti “chek”

Memahami perbedaan ini akan membantu peternak menentukan langkah penanganan yang tepat.

Tingkat Kematian Akibat Penyakit Snot

Penyakit snot pada ayam memiliki tingkat kematian sekitar 10%. Namun tingkat kesakitannya bisa mencapai 50 hingga 80 persen dalam satu kandang.

Penyakit ini bersifat kronis dan dapat berlangsung antara 1 sampai 3 bulan. Ayam yang berumur kurang dari 16 minggu biasanya memiliki risiko kematian yang lebih tinggi.

Pada ayam petelur, penyakit snot juga dapat menurunkan produksi telur hingga 10 sampai 40 persen.

Bagaimana Penyakit Snot Menular?

Penularan penyakit snot pada ayam dapat terjadi dengan sangat cepat terutama jika kondisi kandang kurang bersih.

Beberapa media penularan penyakit ini antara lain:

  • Kontak langsung antar ayam
  • Udara dan debu di dalam kandang
  • Pakan dan air minum yang terkontaminasi
  • Peralatan kandang
  • Petugas kandang
  • Kendaraan yang keluar masuk area peternakan

Karena itu penerapan biosecurity sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit di dalam kandang.

Pemberian obat atau vitamin untuk ayam dapat diberikan lewat air minum
Pemberian obat atau vitamin untuk ayam dapat diberikan lewat air minum

Cara Mengobati Penyakit Snot pada Ayam

1. Memisahkan Ayam yang Sakit

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengkarantina ayam yang sakit agar tidak menularkan penyakit kepada ayam lainnya.

2. Pemberian Antibiotik

Pengobatan penyakit snot biasanya menggunakan beberapa jenis antibiotik seperti:

  • Amoxylin
  • Streptomycin
  • Sulfadimethoxine
  • Sulfathiazole
  • Enrofloxacin
  • Colistin

Pada kondisi yang lebih parah, peternak dapat memberikan obat suntik seperti sulfamix dengan dosis sekitar 0,4 cc per kilogram bobot ayam.

3. Pemberian Vitamin

Vitamin sangat penting untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh ayam. Pemberian vitamin juga dapat membantu mempercepat proses pemulihan ayam yang sakit.

Cara Mencegah Penyakit Snot pada Ayam

Pencegahan merupakan langkah terbaik untuk menghindari kerugian akibat penyakit snot. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:

  • Membersihkan kandang secara rutin
  • Menjaga kebersihan tempat pakan dan minum
  • Menyemprot kandang dengan disinfektan secara berkala
  • Menerapkan biosecurity pada area kandang
  • Memberikan pakan dengan nutrisi seimbang
  • Memberikan vitamin dan vaksin secara rutin

Pembersihan kandang sebaiknya dilakukan minimal 2 sampai 3 kali dalam seminggu agar lingkungan tetap sehat bagi ayam.

Pertanyaan Umum Seputar Penyakit Snot pada Ayam

1. Apakah ayam yang pernah terkena snot bisa terkena lagi?

Bisa. Ayam yang pernah mengalami snot tetap dapat mengalami infeksi kembali, sehingga kondisi kandang dan manajemen kesehatan tetap perlu diperhatikan setelah ayam pulih.

2. Apakah snot pada ayam bisa membuat produksi telur menurun?

Bisa. Infeksi snot dapat mengganggu kondisi tubuh ayam dan berdampak pada produktivitas, terutama pada ayam petelur. Karena itu, ayam yang menunjukkan gangguan kesehatan perlu segera ditangani agar kondisi tidak semakin memengaruhi produksi.

3. Apakah snot bisa menular melalui peralatan kandang?

Bisa. Penularan tidak hanya berkaitan dengan kontak antarayam, tetapi juga dapat terjadi melalui lingkungan dan peralatan yang terkontaminasi. Karena itu, tempat makan, tempat minum, dan peralatan yang digunakan bersama perlu diperhatikan ketika ada ayam yang sakit.

4. Apakah ayam yang baru dibeli boleh langsung dicampur dengan ayam lama?

Sebaiknya jangan langsung dicampur. Ayam baru dapat ditempatkan terlebih dahulu di area terpisah untuk mengamati kondisi kesehatannya sebelum digabungkan dengan populasi lama. Cara ini juga membantu mengurangi risiko masuknya penyakit ke kandang.

5. Apakah ayam yang terkena snot harus langsung diberi antibiotik?

Tidak, sebaiknya menentukan antibiotik hanya berdasarkan gejala. Snot memang merupakan penyakit bakteri yang disebabkan oleh Avibacterium paragallinarum, tetapi gangguan pernapasan pada ayam dapat memiliki penyebab lain. Pemilihan obat sebaiknya mempertimbangkan diagnosis dan dilakukan sesuai arahan dokter hewan.

Butuh Ayam Sehat untuk Dipelihara?

Pastikan ayam yang dipelihara dalam kondisi sehat dan mendapatkan perawatan yang tepat sejak awal. Jika Anda sedang mencari ayam untuk dipelihara maupun dikembangkan sebagai ternak, kami siap membantu menyediakan ayam dengan pilihan jenis dan usia yang tersedia.

Tanya Stok & Harga Terbaru via WhatsApp untuk mendapatkan informasi ketersediaan ayam dan membantu menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan Anda.

Hubungi kami di bawah ini untuk konsultasi dan pemesanan ayam.

WHATSAPP/TELP/SMS

CS 1

0896-0696-2052

CS 2

0819-3140-9353

CS 3

0856-4772-3888

5/5 – (25 votes)

2 Comments On “Penyakit Snot pada Ayam: Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mengobatinya”

Tinggalkan Balasan

WhatsApp WA kami sekarang..!