12 Burung Merpati Hias Yang Cocok Anda Pelihara di Rumah

Dari beberapa informasi diduga merpati merupakan jenis burung yang pertama kali dipelihara manusia sejak ribuan tahun lalu. Di Indonesia, merpati menjadi hewan peliharaan yang sangat populer, tidak hanya digemari masyarakat kecil, tetapi juga kalangan menengah ke atas. Di Indonesia burung ini juga dikenal dengan sebutan burung dara.

Pemeliharaan merpati memiliki tiga tujuan utama: sebagai burung hias, konsumsi, dan balap. Dahulu merpati juga digunakan sebagai penghantar surat, yang dikenal dengan sebutan merpati pos.

Kini, selain balap, merpati juga banyak dipelihara untuk keindahannya, disebut merpati hias, atau dipelihara sebagai merpati potong untuk dikonsumsi dagingnya.

Anatomi & Klasifikasi Burung Merpati

  • Kingdom: Animalia
  • Phylum: Chordata
  • Subphylum: Vertebrata
  • Kelas: Aves
  • Ordo: Columbiformes
  • Famili: Columbidae
  • Genus: Columba
  • Spesies: Columba dometica

Saat ini banyak ragam merpati hasil perkawinan silang dari nenek moyangnya, yaitu Columba livia. Tercatat ada lebih dari 250 jenis merpati di dunia, mulai dari merpati terkecil Diamond Dove hingga yang terbesar hampir seukuran kalkun yaitu Crowned Pigeon.

Jenis-Jenis Merpati Hias

1. Frillback Pigeon

Frillback memiliki ciri khas bulu ikal seperti bulatan-bulatan kecil di bagian sayap dan badan. Warnanya beragam: putih, hitam, kebiruan, kekuningan hingga kemerahan.

Frillback pigeon memiliki cirikhas bulu ikal yang berbentuk seperti bulatan-bulatan
Frillback pigeon memiliki cirikhas bulu ikal yang berbentuk seperti bulatan-bulatan

2. Jacobin Pigeon

Nama Jacobin berasal dari bentuk bulu di sekitar kepala yang menyerupai topi pendeta Jacobin. Warnanya bisa perak, merah, putih, hitam, kuning, atau biru.

merpati jacobin memiliki keunikan bulu di kepalanya seperti mantel
merpati jacobin memiliki keunikan bulu di kepalanya seperti mantel

3. Old German Cropper

Dikenal sebagai gondok besar, tinggi tubuhnya bisa mencapai 50 cm. Masih satu kerabat dengan English Cropper.

Gondok old german cropper bersanak dekat dengan pouter
Gondok old german cropper bersanak dekat dengan pouter

4. English Trumpeter

Di Belanda disebut Tuimelaar. Keunikannya adalah atraksi salto di udara saat terbang. Awalnya burung olahraga, kini sering jadi burung pameran.

English Tumpreter sering di sebut dengan Tuimelaar
English Tumpreter sering di sebut dengan Tuimelaar

5. Chinese Owl

Salah satu merpati mewah, berukuran kecil dengan bulu berjumbai melimpah. Hasil pengembangan panjang dari ras Owl.

Chinese owl termasuk dalam merpati mewah.
Chinese owl termasuk dalam merpati mewah.

6. Ghent Cropper

Dikembangkan secara selektif selama bertahun-tahun di Belgia. Termasuk keturunan langsung Rock Pigeon.

Ghent Cropper sudah di kembangkan bertahun-tahun secara selektif
Ghent Cropper sudah di kembangkan bertahun-tahun secara selektif

7. Carrier

Berasal dari Persia, dulu dipakai sebagai pembawa pesan. Kini lebih dikenal sebagai burung hias dengan ciri pial besar di sekitar paruh.

Awalnya carrier di jadikan untuk pembawa berita namun karena kalah terkenal dengan racing homer maka di jadikan merpati hias
Awalnya carrier di jadikan untuk pembawa berita namun karena kalah terkenal dengan racing homer maka di jadikan merpati hias

8. Lahore

Dikenal juga dengan nama Shiraz. Memiliki pola warna khas: dada, perut, dan leher putih, sedangkan bagian lain berwarna berbeda.

Merpati Lahore atau biasa di sebut dengan merpati Shiraz
Merpati Lahore atau biasa di sebut dengan merpati Shiraz

9. Modena

Asalnya dari Italia, tubuh kecil namun gemuk dan padat. Sering disebut merpati ternak yang baik.

Modena sering di sebut dengan merpati ternak yang baik
Modena sering di sebut dengan merpati ternak yang baik

10. Kipas (Fantail)

Paling mudah dikenali dari ekornya yang mekar menyerupai kipas. Karena ekornya panjang, terkadang perlu dipotong agar bisa kawin.

Merpati Kipas memiliki cirikhas bulu ekornya yang berbentuk seperti kipas
Merpati Kipas memiliki cirikhas bulu ekornya yang berbentuk seperti kipas

11. King Pigeon

Dulu termasuk merpati konsumsi, kini menjadi merpati hias karena tubuhnya lucu dan bulunya indah.

king pigeon dahulu di termasuk dalam kategori merpati konsumsi namun saat ini berubah menjadi merpati hias
king pigeon dahulu di termasuk dalam kategori merpati konsumsi namun saat ini berubah menjadi merpati hias

12. Sattinette Oriental Frill

Asal Turki, terkenal pandai membesarkan anak sehingga disebut sebagai “orang tua asuh”. Warnanya putih dengan corak biru, abu-abu, atau hitam.

Merpati Satinet sering di sebut “orang tua asuh” karena pintar dalam memelihara anak
Merpati Satinet sering di sebut “orang tua asuh” karena pintar dalam memelihara anak

FAQ Seputar Ilmu Merpati

Apa bedanya burung merpati dan burung dara?

Tidak ada perbedaan. Merpati dan dara adalah nama berbeda untuk jenis burung yang sama. Penyebutannya berbeda sesuai daerah.

Dimana habitat asli burung merpati?

Awalnya merpati berasal dari pesisir pantai, namun kini bisa ditemukan di pedesaan, perkotaan, hutan, bahkan gurun.

Apakah merpati benar-benar bisa mengirim surat?

Ya, pada zaman dahulu merpati pos dilatih untuk kembali ke rumahnya dari jarak jauh sehingga bisa membawa pesan penting.

Berapa lama usia burung merpati?

Rata-rata merpati dapat hidup antara 10–15 tahun, bahkan beberapa jenis bisa mencapai usia lebih dari 20 tahun dengan perawatan baik.

Apakah merpati bermanfaat bagi manusia?

Selain sebagai hiasan, merpati juga menghasilkan kotoran yang bisa dimanfaatkan sebagai pupuk alami penyubur tanaman.

Selain 12 jenis merpati hias ini, masih banyak jenis lain yang tidak kalah indah. Jika Anda tertarik memelihara merpati hias, kami dari jualayamhias.com siap mengirimkan ke seluruh wilayah Indonesia dengan pengiriman via kereta maupun pesawat. Untuk tanya harga dan pemesanan, silakan hubungi admin kami.

WHATSAPP/TELP/SMS

CS 1

0812-2028-8686

CS 2

0813-6330-7506

CS 3

0895-6124-93491

5/5 - (3 votes)

Tinggalkan Balasan

WhatsApp WA kami sekarang..!