Jenis-jenis Ayam Mutiara yang Paling Populer

Terbit: 30 Desember 2022 • Update: 16 Maret 2026

Ayam mutiara, yang juga dikenal sebagai Guinea Fowl, adalah salah satu unggas hias dengan habitat asli di Afrika. Uniknya, ayam ini tidak dapat terbang terlalu tinggi dan memiliki kebiasaan hidup berkelompok atau berkoloni.

Selain sebagai hewan hias, ayam mutiara juga sering dimanfaatkan sebagai penghasil daging dan telur. Daging ayam mutiara memiliki rasa mirip burung puyuh, sementara telur dan dagingnya kaya akan gizi dan protein.

Ayam mutiara di habitat aslinya sedang minum di pinggir sungai.
Ayam mutiara di habitat aslinya sedang minum di pinggir sungai.

Keunikan ayam mutiara terletak pada warna bulu, corak, bentuk kepala, hingga sifat-sifatnya yang berbeda dari ayam biasa. Merawat ayam mutiara termasuk yang relatif mudah sehingga ternak ayam mutiara kini menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan.

Nah, bagi Anda yang tertarik, berikut adalah jenis-jenis ayam mutiara yang populer di Indonesia.

1. Ayam Mutiara Hitam

Ayam mutiara hitam memiliki daya tarik eksotis dengan warna dasar bulu hitam yang dihiasi bintik-bintik putih menyerupai mutiara di seluruh tubuhnya.

Jenis ini menjadi salah satu yang paling banyak dibudidayakan karena memiliki peminat yang tinggi. Keistimewaan lainnya adalah mereka hanya bertelur saat musim hujan, menjadikannya spesial di mata para peternak.

Ayam mutiara hitam memiliki daya tarik eksotis dan banyak peminat.
Ayam mutiara hitam memiliki daya tarik eksotis dan banyak peminat.

2. Ayam Mutiara Silver

Jenis ayam mutiara ini memiliki warna abu-abu keperakan atau silver dengan bintik-bintik putih. Karena warnanya yang khas, ayam mutiara silver juga sering disebut sebagai ayam mutiara lavender.

Perbedaan utamanya hanya pada warna bulu, sementara bentuk kepala, paruh, dan kaki masih sama dengan jenis lainnya.

Corak warna abu-abu silver menjadi ciri khas ayam mutiara ini.
Corak warna abu-abu silver menjadi ciri khas ayam mutiara ini.

3. Ayam Mutiara Putih

Sesuai namanya, ayam mutiara putih memiliki bulu berwarna putih bersih. Bintik-bintik mutiara pada bulunya nyaris tidak terlihat.

Karena warnanya ini, ayam mutiara putih sering disebut ayam albino, meskipun warna putih tersebut hanya terdapat pada bagian bulu dan lehernya saja.

Ayam mutiara putih sering disangka sebagai ayam albino karena warna bulunya.
Ayam mutiara putih sering disangka sebagai ayam albino karena warna bulunya.

4. Ayam Mutiara Plangkok

Ayam mutiara plangkok memiliki kombinasi dua warna yang unik, yaitu hitam dan putih. Bulu di bagian punggung hingga ekor berwarna hitam, sementara bagian dada depan hingga perut berwarna putih.

Perpaduan warna ini menciptakan tampilan yang menarik dan berbeda dari jenis ayam mutiara lainnya.

Perpaduan dua warna unik pada ayam mutiara plangkok.
Perpaduan dua warna unik pada ayam mutiara plangkok.

Dengan berbagai keunikan yang tidak dimiliki oleh jenis ayam biasa, tidak heran jika banyak masyarakat mulai tertarik untuk memelihara ayam mutiara.

Selain sebagai hewan hias, ayam ini juga sering dijadikan hewan penjaga rumah berkat suaranya yang nyaring.

Pertanyaan Umum Seputar Ayam Mutiara

Apa itu ayam mutiara?
Ayam mutiara atau Guinea Fowl adalah unggas yang berasal dari Afrika dengan ciri khas bulu berbintik seperti mutiara. Unggas ini sering dipelihara sebagai ayam hias, penjaga rumah, serta penghasil daging dan telur yang bergizi.
Apa saja jenis ayam mutiara yang populer?
Beberapa jenis ayam mutiara yang populer antara lain ayam mutiara hitam, ayam mutiara silver (lavender), ayam mutiara putih, dan ayam mutiara plangkok. Perbedaan utamanya terletak pada warna bulu dan coraknya.
Apakah ayam mutiara bisa terbang?
Ayam mutiara sebenarnya dapat terbang, tetapi tidak terlalu tinggi dan biasanya hanya untuk menghindari bahaya atau mencari tempat bertengger.
Apakah ayam mutiara mudah dipelihara?
Ya, ayam mutiara termasuk unggas yang relatif mudah dipelihara karena cukup tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan dan dapat mencari sebagian pakannya sendiri.
Apa manfaat memelihara ayam mutiara?
Selain sebagai unggas hias, ayam mutiara juga dapat dimanfaatkan sebagai penghasil daging dan telur yang kaya protein. Suaranya yang nyaring juga membuat ayam ini sering dijadikan penjaga alami rumah atau kebun.
Kapan ayam mutiara mulai bertelur?
Ayam mutiara biasanya mulai bertelur pada usia sekitar 6 hingga 8 bulan. Pada beberapa kondisi, produksi telur dapat meningkat saat musim hujan.

Dapatkan Ayam Mutiara Sehat dari Kami

Kami menyediakan berbagai jenis ayam mutiara mulai dari anakan hingga indukan produktif. Semua unggas dirawat dengan baik sehingga sehat dan siap dipelihara maupun dibudidayakan.

Pengiriman dapat dilakukan ke seluruh wilayah Indonesia dengan biaya terjangkau dan pengemasan yang aman.

Untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai stok terbaru, daftar harga, serta cara pemesanan, silakan langsung menghubungi layanan pelanggan kami melalui nomor yang tersedia di bawah.

WHATSAPP/TELP/SMS

CS 1

0812-2028-8686

CS 2

0813-6330-7506

CS 3

0895-6124-93491

5/5 - (6 votes)

Tinggalkan Balasan

WhatsApp WA kami sekarang..!