Terbit: 2 Juni 2016 • Update: 22 Juni 2026
Ayam ketawa merupakan salah satu ayam hias khas Indonesia yang memiliki daya tarik tersendiri berkat suara kokoknya yang panjang dan unik, menyerupai suara orang yang sedang tertawa. Keunikan tersebut membuat ayam ini banyak dipelihara oleh penghobi unggas hias hingga dijadikan peserta berbagai kontes ayam ketawa di berbagai daerah.
Namun, tidak semua ayam ketawa mampu menghasilkan suara yang panjang dan merdu. Dibutuhkan perawatan yang tepat, mulai dari pemilihan pakan, kebersihan kandang, hingga latihan rutin agar ayam tetap sehat dan rajin berkokok.
Lalu, apa saja rahasia merawat ayam ketawa agar kualitas suaranya semakin baik? Simak pembahasannya berikut ini.

Mengenal Ayam Ketawa
Ayam ketawa adalah salah satu plasma nutfah unggas asli Indonesia yang berasal dari Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Di daerah asalnya, ayam ini dikenal dengan nama Manu gaga.
Ayam ini terkenal bukan karena bentuk tubuhnya, melainkan karena suara kokoknya yang memiliki irama khas dan terdengar seperti orang tertawa. Semakin panjang, stabil, dan merdu suara kokoknya, semakin tinggi pula nilai jual ayam ketawa tersebut.
Ayam Ketawa memiliki sebutan khusus berdasarkan jenis kelamin. Ayam jantan disebut Lai, sedangkan betinanya disebut Birang. Di Sidrap, penamaan ayam ini juga dibedakan berdasarkan warna bulu, meski di luar daerah asalnya tidak terlalu diperhatikan.
Selain menjadi ayam hias, ayam ketawa juga sering diikutsertakan dalam berbagai perlombaan dan kontes tingkat lokal maupun nasional.
Sedia telur, anakan, dan indukan siap kirim seluruh Indonesia,
BERGARANSI
Cara Merawat Ayam Ketawa Agar agar Berkokok Merdu dan Panjang
1. Menjemur Ayam Ketawa Secara Rutin
Penjemuran sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kualitas suara ayam ketawa. Penjemuran cukup dilakukan satu kali sehari selama sekitar 30 menit dengan posisi ayam ditenggerkan di tempat yang agak tinggi.
Penjemuran rutin membantu melatih pernapasan, menjaga stamina, serta membuat suara kokok menjadi lebih nyaring dan panjang. Selain itu, ayam juga sebaiknya dimandikan seminggu sekali dengan cara dilap menggunakan spons basah.

2. Jaga Kebersihan Kandang Setiap Hari
Lingkungan yang bersih sangat berpengaruh terhadap kesehatan ayam ketawa.
Kandang yang lembap dan kotor dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri maupun parasit yang menyebabkan ayam mudah stres dan kehilangan stamina.
Agar ayam tetap nyaman, lakukan hal berikut:
- Bersihkan kandang setiap hari.
- Ganti alas kandang secara rutin.
- Sediakan sirkulasi udara yang baik.
- Pastikan kandang mendapatkan sinar matahari pagi.
Ayam yang sehat biasanya memiliki aktivitas lebih tinggi dan lebih sering mengeluarkan suara kokok.
3. Berikan Pakan Berkualitas dan Bergizi
Rahasia agar ayam ketawa rajin berkokok adalah memperhatikan kualitas pakan yang diberikan. Pakan memegang peranan penting dalam menjaga kualitas suara ayam ketawa.
Pakan yang memiliki kandungan protein, vitamin, dan mineral yang seimbang akan membantu menjaga stamina serta meningkatkan performa ayam. Di daerah asalnya, ayam ini biasa diberi gabah sebagai pakan utama.
Gabah dipercaya dapat membantu membersihkan lendir di tenggorokan, mengurangi rasa gatal, serta menghasilkan suara yang lebih panjang dan jernih. Untuk hasil maksimal, gabah bisa dikombinasikan dengan jagung, dedak, atau pakan konsentrat.
Jenis Pakan Ayam Ketawa agar Rajin Berkokok dan Bersuara Merdu
| Jenis Pakan | Manfaat |
|---|---|
| Jagung giling | Sumber energi utama untuk menjaga stamina ayam |
| Konsentrat ayam | Mengandung protein tinggi untuk pertumbuhan dan pembentukan otot |
| Beras merah | Sumber karbohidrat dan nutrisi tambahan yang membantu menjaga kondisi tubuh |
| Dedak halus | Kaya serat, vitamin B, dan mineral yang baik untuk melancarkan pencernaan serta menjaga kesehatan ayam |
| Sayuran hijau | Menyediakan vitamin, mineral, dan antioksidan alami untuk meningkatkan daya tahan tubuh |
| Vitamin dan mineral tambahan | Membantu menjaga stamina, meningkatkan metabolisme, memperkuat sistem imun, dan mendukung kualitas suara ayam ketawa |
Jika Ayam Ketawa mengalami penurunan nafsu makan, Anda bisa membaca panduan lengkap di artikel berikut: cara mengatasi ayam ketawa yang tidak nafsu makan.
4. Latih Ayam Ketawa Secara Rutin
Selain faktor genetik, kualitas suara ayam ketawa juga dipengaruhi oleh latihan yang dilakukan secara konsisten.
Banyak penghobi memancing ayam untuk berkokok dengan cara:
- Memperdengarkan suara ayam ketawa lain.
- Menempatkan ayam pada lokasi yang tenang.
- Melatih pada pagi hari ketika ayam lebih aktif.
Latihan yang rutin dapat membantu ayam menjadi lebih percaya diri dan menghasilkan suara yang lebih panjang serta stabil.
5. Kurangi Stres pada Ayam
Ayam yang mengalami stres biasanya akan menjadi lebih pendiam, nafsu makan menurun, dan jarang berkokok.
Beberapa penyebab stres yang perlu dihindari antara lain:
- Perpindahan kandang yang terlalu sering.
- Suara bising yang berlebihan.
- Kepadatan kandang.
- Cuaca ekstrem.
- Kurangnya waktu istirahat.
Dengan lingkungan yang nyaman, ayam ketawa akan lebih aktif dan memiliki kondisi fisik yang lebih baik.

Panduan lengkap cara membuat dan memberikan jamu bisa Anda pelajari di sini: Cara membuat jamu untuk ayam ketawa.
Jenis-Jenis Ayam Ketawa Berdasarkan Karakter Suara
Setiap ayam ketawa memiliki karakter suara yang berbeda. Berikut adalah beberapa jenis ayam ketawa beserta karakter kokoknya.
| Jenis | Karakter Kokok |
|---|---|
| Dangdut | Panjang dan berirama |
| Gaga | Cepat dan rapat |
| Gretek | Pendek dan terputus |
| Slow | Pelan tetapi panjang |
Jenis yang dipilih biasanya disesuaikan dengan selera penghobi maupun kategori perlombaan.
Pertanyaan Umum Seputar Ayam Ketawa
1. Apa makanan terbaik untuk ayam ketawa agar rajin berkokok?
Ayam ketawa membutuhkan pakan dengan kandungan protein, vitamin, dan mineral yang seimbang seperti jagung, konsentrat, beras merah, serta sayuran hijau untuk menjaga stamina dan kualitas suaranya.
2. Bagaimana cara merawat ayam ketawa agar bersuara merdu?
Perawatan ayam ketawa meliputi pemberian pakan berkualitas, menjaga kebersihan kandang, latihan suara secara rutin, serta menghindari kondisi yang dapat menyebabkan stres.
3. Apa ciri-ciri ayam ketawa asli?
Ayam ketawa asli umumnya memiliki postur tubuh tegap, ekor menjulang, gerakan lincah, serta suara kokok yang panjang dengan irama khas menyerupai orang tertawa.
4. Berapa umur ayam ketawa mulai berkokok?
Ayam ketawa jantan biasanya mulai belajar berkokok pada usia sekitar 5–7 bulan. Kualitas suaranya akan semakin berkembang seiring bertambahnya usia dan perawatan yang baik.
5. Apakah ayam ketawa cocok dipelihara oleh pemula?
Ya. Ayam ketawa termasuk ayam hias yang cukup mudah dipelihara selama kebutuhan pakan, kebersihan kandang, dan kesehatannya terpenuhi dengan baik.
Tertarik Memelihara Ayam Ketawa?
Ayam ketawa tidak hanya terkenal karena suara kokoknya yang unik, tetapi juga memiliki nilai hias dan nilai jual yang tinggi. Dengan perawatan yang tepat, ayam ini dapat menjadi koleksi unggas yang menarik sekaligus memiliki prospek usaha yang menjanjikan.
Kami menyediakan ayam ketawa berkualitas, sehat, dan siap dipelihara dengan berbagai pilihan usia. Cocok untuk penghobi pemula maupun peternak yang ingin mengembangkan koleksi ayam hias.
Hubungi admin sekarang untuk mendapatkan informasi stok, harga terbaru, serta konsultasi memilih ayam ketawa yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
WHATSAPP/TELP/SMS
CS 1
CS 2
CS 3





WA kami sekarang..!