Penyebab Kegagalan Ternak Ayam Mutiara dan Cara Mengatasinya

Terbit: 27 November 2023 • Update: 7 April 2026

Ayam Mutiara atau Guinea Fowl adalah unggas eksotis yang semakin populer dibudidayakan di Indonesia. Selain suaranya yang khas, ayam ini dikenal kuat terhadap penyakit dan mampu beradaptasi di berbagai lingkungan.

Meskipun terlihat tangguh, ternak ayam mutiara tidak semudah kelihatannya. Banyak peternak pemula mengalami kegagalan saat ternak ayam mutiara, terutama di tahap awal.

Jika tidak memahami penyebabnya, kerugian bisa terus berulang dan membuat usaha ternak sulit berkembang. Padahal, dengan perawatan yang tepat dan pemahaman dasar yang benar, ayam mutiara sebenarnya cukup potensial untuk diternakkan.

Keunikan yang dimiliki ayam mutiara yakni pada bulunya yang memiliki bintik-bintik berwarna putih

Kenapa Ternak Ayam Mutiara Bisa Gagal?

Kegagalan ternak ayam mutiara umumnya terjadi karena kesalahan dalam manajemen dasar, seperti pakan, lingkungan, dan kesehatan.

Menurut Balai Penelitian Ternak, keberhasilan budidaya unggas sangat dipengaruhi oleh manajemen pemeliharaan yang meliputi pakan, kandang, dan kesehatan ternak.

Selain itu, ayam mutiara dikenal cukup sensitif terhadap perubahan lingkungan, sehingga membutuhkan perhatian lebih dibanding ayam biasa.

Penyebab Kegagalan Ternak Ayam Mutiara

Berikut terdapat 4 faktor yang sering menjadi penyebab kegagalan dalam beternak Ayam Mutiara:

1. Ayam Mutiara Ditempatkan di Kandang Baterai

Mungkin Anda pernah melihat saat ayam mematuk batu atau tembok. Sebenarnya ayam tersebut memakan mikro material yang merupakan komponen pembentuk telur bagi ayam mutiara.

Saat beternak ayam mutiara, disarankan untuk tidak memeliharanya di kandang baterai

Saat ayam mutiara hidup di dalam kandang panggung atau kandang baterai tentu akan membatasi gerak ayam mutiara untuk menemukan mikro material yang mereka perlukan.

Solusinya memang perlu melepas ayam mutiara tersebut agar bisa menggunakan nalurinya untuk menceker-ceker tanah dan menemukan makanannya. Secara naluriah, ayam mutiara lebih senang jika diumbar.

Baca juga : 6 Langkah Mudah Persiapan Kandang Ayam Mutiara

2. Salah Memperkirakan Jenis Kelamin Ayam Mutiara

Perlu diketahui ayam mutiara betina tetap akan bisa bertelur tanpa adanya ayam mutiara jantan. Namun hal ini akan menghasilkan telur yang tidak vertil, sehingga saat di erami atau ditetaskan dengan mesin penetas, telur yang tidak vertil tersebut akan gagal untuk ditetaskan.

Perbedaan ayam mutiara jantan dan betina | image 3
Perbedaan ayam mutiara jantan dan betina

Ayam mutiara jantan mempunyai ciri-ciri pial yang lebih besar dibandingkan betina, postur tubuhnya lebih besar, bagian atas hidung terlihat lebih menonjol, tanduk bagian atas tegak, berisi, lebih gelap dan tumpul, pial bawah berwarna merah terang dan lebar.

Sementara untuk betina bersifat sebaliknya. Jika salah dalam menentukan jenis kelamin ayam mutiara akan menjadi penyebab kegagalan dalam perkembangbiakannya.

3. Kesalahan dalam Teknik Penetasan

Ketepatan suhu serta pengukuran kelembapan yang tepat kadang terlewati bagi yang mengalami kegagalan dalam menetaskan telur ayam mutiara.

Ayam mutiara memiliki sifat mengeram yang rendah sehingga perlu adanya bantuan peternak untuk menetaskan telurnya menggunakan mesin penetas | image 4
Ayam mutiara memiliki sifat mengeram yang rendah sehingga perlu adanya bantuan peternak untuk menetaskan telurnya menggunakan mesin penetas

Untuk itu diperlukan kemampuan dalam menentukan suhu yang tepat. Di tempat kami menggunakan suhu 38 derajat celcius namun hal ini sebenarnya tidak bisa menjadi patokan di tempat lain juga bisa menggunakan suhu tersebut.

Eksperimen memang diperlukan dalam mempejari teknik penetasan telur ayam mutiara.

Baca juga : 7 Cara Mudah Merawat Ayam Mutiara | Simak Penjelasannya

4. Usia Ayam Mutiara Masih Muda

Faktor usia bisa menjadi tantangan, bukan hanya pada ayam mutiara. Ayam betina yang masih muda kadang mengalami kesulitan saat pertama kali bertelur dan mencoba mengerami telurnya.

Dalam situasi ini, kesabaran peternak sangat diperlukan. Ketika usia menjadi penyebab kegagalan penetasan, ini menjadi ujian bagi peternak.

Ketika akan mengembangbiakkan ayam mutiara usahakan agar memilih usia indukan 8 bulan ke atas agar produktivitasnya meningkat

Solusinya sebenarnya cukup sederhana. Jika kandang ayam mutiara memiliki campuran jantan dan betina, tunggu musim bertelur berikutnya dan coba lagi dengan menggunakan mesin penetas.

Ayam mutiara mulai memasuki masa produktifnya sekitar usia 8 bulan, dan dalam satu kandang idealnya terdapat satu jantan untuk delapan betina.

Tips Sukses Ternak Ayam Mutiara

  1. Pilih bibit berkualitas
  2. Jaga kebersihan kandang
  3. Berikan pakan terbaik
  4. Perhatikan kesehatan ayam

Dengan langkah ini, risiko kegagalan bisa ditekan secara signifikan.

Demikianlah 4 hal yang sering menjadi faktor kegagalan dalam membudidayakan ayam mutiara. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin memulai atau sedang mencoba membudidayakan ayam mutiara ini.

🐔 FAQ Kegagalan Ternak Ayam Mutiara
Apa penyebab utama kegagalan ternak ayam mutiara?
Penyebab utamanya antara lain kesalahan sistem kandang, salah menentukan jenis kelamin, teknik penetasan yang kurang tepat, serta usia indukan yang belum produktif.
Mengapa ayam mutiara tidak cocok dipelihara di kandang baterai?
Ayam mutiara memiliki naluri mencari makan di tanah. Jika dipelihara di kandang baterai, ayam tidak bisa mendapatkan mikro material penting yang dibutuhkan untuk produksi telur sehingga dapat menghambat produktivitas.
Apa dampak salah menentukan jenis kelamin ayam mutiara?
Kesalahan menentukan jenis kelamin dapat menyebabkan telur tidak fertil (tidak dibuahi), sehingga gagal menetas dan menghambat proses pengembangbiakan.
Mengapa penetasan telur ayam mutiara sering gagal?
Kegagalan penetasan biasanya disebabkan oleh suhu dan kelembapan yang tidak stabil dalam mesin tetas. Oleh karena itu, pengaturan suhu yang tepat sangat penting dalam proses penetasan.
Berapa usia ideal ayam mutiara untuk mulai berkembang biak?
Ayam mutiara mulai produktif pada usia sekitar 8 bulan. Jika terlalu muda, indukan belum siap bertelur dan mengerami dengan baik sehingga berpotensi menyebabkan kegagalan ternak.

Baca juga : Jual Ayam Mutiara dari Bibit Sampai Dewasa Siap di Ternakan

Layanan Pemesanan Ayam Mutiara

Untuk kenyamanan Anda, kami telah menyederhanakan proses pemesanan. Sekarang, pesan lebih mudah dan cepat melalui WhatsApp (WA) di nomor 0896-0696-2052.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa temukan produk kami di platform marketplace terkemuka seperti Tokopedia dan Shopee dengan nama Hobiternak Store.

Di akun tersebut, Anda dapat memilih produk impian Anda dengan cepat dan melakukan pembayaran dengan metode yang Anda sukai.

Jadi, jangan ragu lagi! Segera pesan ayam mutiara pilihan Anda atau ayam hias berkualitas lainnya di tempat kami dan mulai usaha beternak Anda.

Hubungi kami sekarang untuk pemesanan dan layanan konsultasi :

WHATSAPP/TELP/SMS

CS 1

0812-2028-8686

CS 2

0813-6330-7506

CS 3

0895-6124-93491

5/5 - (21 votes)

Tinggalkan Balasan

WhatsApp WA kami sekarang..!