Terbit: 15 Oktober 2015 • Update: 2 September 2025
Bagi Anda penggemar ayam hias, tentu sudah tidak asing lagi dengan Ayam Serama. Ayam dengan postur kecil nan unik ini memang sangat digemari, terutama karena perawatannya yang relatif mudah dan penampilannya yang menarik.
Sebagai peternak atau hobiis, menyiapkan kandang yang tepat adalah langkah paling penting. Kandang bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga tempat mereka bereproduksi, mengerami telur, dan membesarkan anak-anaknya.

Ada beragam jenis ayam hias yang bisa kita temukan, baik yang berasal dari luar negeri maupun asli Indonesia. Beberapa di antaranya yaitu:
- Ayam hias luar negeri: Polan, Kapas, Bangkok, Batik Itali, Batik Kanada, Onagadori, Phoenix, Cochin, dan berbagai jenis Kalkun (Putih, Bronze, Royal Palm, dll) serta Mutiara.
- Ayam hias asli Indonesia: Pelung, Cemani, Cemani Walik, Kate, Bekisar, dan Ketawa.
Prinsip Dasar Kandang Ayam Serama yang Ideal
Sebagai peternak, kita harus memastikan kandang yang dibuat benar-benar ideal dan nyaman. Kandang yang baik harus memiliki ventilasi yang optimal, tidak terlalu panas atau dingin, serta mudah dibersihkan.
Kebersihan kandang adalah kunci untuk mencegah masuknya bakteri dan menjaga kesehatan unggas. Dengan lingkungan yang bersih dan nyaman, ayam Serama akan lebih produktif dan jauh dari stres.
Ukuran dan Bahan Kandang yang Tepat
Untuk kandang penangkaran ayam Serama, luas kandang sekitar 1,2m x 2,5m x 1,7m sudah ideal. Dalam satu kandang, Anda bisa menempatkan satu pejantan dengan enam hingga delapan betina.
Bahan kandang bisa dibuat dari kawat besi atau ram yang kokoh. Jika Anda memelihara anak Ayam Serama yang sudah dipisah dari induknya, siapkan kandang khusus yang dilengkapi dinding di salah satu sisinya.
Untuk penghangat, gunakan lampu bohlam 25 watt. Jika cuaca sangat dingin, Anda bisa menggantinya dengan lampu 40 watt.

Kandang Ayam Serama juga bisa dibuat dalam bentuk kandang baterai atau bertingkat, terutama jika lahan yang Anda miliki terbatas. Penting untuk menyesuaikan ukuran masing-masing kotak agar tidak terlalu lebar, menyesuaikan dengan ukuran tubuh Ayam Serama yang mungil.
Perhatian Khusus dalam Proses Ternak dan Kontes
Jika ada Ayam Serama yang sedang bertelur, sebaiknya letakkan dalam kandang tersendiri atau di sudut kandang umbaran. Gunakan kotak kayu atau plastik yang diisi jerami sebagai alas untuk telur.
Ayam Serama memang memiliki sedikit kendala dalam mengerami, mengingat postur tubuhnya yang mungil. Sebaiknya biarkan mereka mengerami maksimal 8-10 butir telur saja, sisanya bisa dititipkan ke indukan lain.
Setelah menetas, anak-anak Ayam Serama bisa diletakkan dalam boks khusus yang berpenghangat.
Untuk Ayam Serama yang akan diikutkan dalam kontes, usahakan letakkan dalam kandang yang terpisah. Hal ini bertujuan agar mereka tidak mengawini betina lain yang bisa mengakibatkan bulu mengalami kerontokan.
Tentu saja, kondisi bulu yang prima sangat penting karena akan memengaruhi penilaian dalam kontes Ayam Serama.
Butuh Ayam Serama Berkualitas?
Jika Anda ingin memulai hobi atau ternak Ayam Serama, kami menyediakan berbagai pilihan. Mulai dari telur yang siap ditetaskan hingga anakan dan ayam dewasa yang siap dikirim ke seluruh penjuru Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di kontak berikut ini:




WA kami sekarang..!
Sya suka dg artikelnya
Alhamdulillah, terima kasih atas komentarnya. Semoga bermanfaat.