7 Penyakit Ayam Paling Umum: Ciri-Ciri dan Cara Mengobatinya

Terbit: 4 Agustus 2015 • Update: 2 Mei 2026

Ayam yang tiba-tiba tidak mau makan, lemas, dan terlihat tidak aktif adalah tanda awal penyakit yang tidak boleh diabaikan. Banyak peternak terlambat menyadari gejala ini, sehingga penyakit berkembang menjadi lebih parah bahkan berujung kematian.

Padahal, jika Anda bisa mengenali ciri-ciri penyakit ayam sejak awal, penanganannya bisa jauh lebih mudah dan peluang sembuh lebih tinggi.

Di artikel ini, Anda akan belajar:

  • Ciri-ciri ayam sakit yang paling sering muncul
  • Jenis penyakit ayam yang umum terjadi
  • Cara mengobati ayam sakit dengan tepat
  • Tips agar ayam cepat pulih & tidak mati

Ciri-Ciri Ayam Sakit yang Harus Diwaspadai

Perhatikan Tanda-Tanda Berikut Ini:

No Gejala Keterangan
1 Nafsu makan menurun Ayam terlihat tidak tertarik makan atau minum.
2 Ayam lemas & tidak aktif Lebih sering diam, menyendiri, dan tidak banyak bergerak.
3 Kotoran tidak normal
  • Diare
  • Warna hijau atau putih
  • Berbau menyengat
4 Bulu kusam & mengembang Menandakan kondisi tubuh ayam sedang tidak sehat.
5 Gangguan pernapasan
  • Ngorok
  • Bersin
  • Lendir dari hidung
👉 Jika muncul 2–3 gejala sekaligus, segera lakukan penanganan untuk mencegah kondisi semakin parah.

Jenis Penyakit Ayam yang Paling Sering Terjadi

1. Tetelo (ND/Newcastle Disease)

Tetelo merupakan penyakit virus yang sangat menular dan memiliki tingkat kematian tinggi. Penyakit ini menyerang sistem pernapasan dan saraf ayam.

Ciri-ciri ayam terkena tetelo:

  • Jalan sempoyongan atau mundur
  • Leher berputar
  • Nafsu makan hilang
  • Bulu kusam
  • Pilek dan lendir di mulut
  • Mata keruh
  • Sayap dan kaki lumpuh
Salah satu dari ciri-ciri ayam terkenal penyakit tetelo yakni kepala ayam yang seperti tepelintir kebawah
Salah satu ciri-ciri ayam terkenal penyakit tetelo adalah kepala ayam yang seperti tepelintir ke bawah

Penanganan:

Segera pisahkan ayam sakit. Berikan ramuan herbal dari daun pepaya, gula jawa, dan temulawak rebus. Untuk pencegahan jangka panjang, vaksin ND sangat dianjurkan sejak DOC (Day Old Chick).

Beberapa peternak juga memanfaatkan Tetra Chlor sebagai pendukung daya tahan tubuh ayam.

2. Kolera (Berak Hijau)

Berak hijau pada ayam merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan umumnya menular melalui air minum atau pakan yang telah terkontaminasi.

Penyakit ini dapat menyebar dengan cepat, terutama pada lingkungan kandang yang kurang terjaga kebersihannya.

Gejala kolera:

  • Kotoran hijau encer
  • Jengger pucat
  • Ayam lemas dan menyendiri
  • Sayap menggantung
  • Sesak napas
Salah satu contok ayam yang terkena penyakit kolera akan mengeluarkan kotoran atau berak berwarna hijau
Contoh ayam yang terkena penyakit kolera akan mengeluarkan kotoran atau berak berwarna hijau

Penanganan:

Gunakan obat koleridin sesuai dosis atau kombinasikan dengan rebusan daun pepaya dan temuireng.

3. Cacar Unggas (Fowl Pox/Patek)

Cacar unggas merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Avipox. Penyakit ini umumnya ditandai dengan munculnya benjolan atau lesi menyerupai kutil pada bagian wajah, jengger, atau area kulit lainnya.

Selain itu, dalam kondisi tertentu, infeksi juga dapat menyerang saluran pernapasan bagian atas.

Penanganan:

Tempatkan ayam pada kandang kering dan hangat. Olesi bagian yang terkena dengan minyak tanah 2–3 kali sehari selama beberapa hari.

Ayam yang sudah terserang penyakit fox dengan tanda adanya benjolan-benjolan pada bagian jengger dan wajah
Ayam yang sudah terserang penyakit fox ditandai dengan adanya benjolan-benjolan pada bagian jengger dan wajah

4. Penyakit Snot

Penyakit snot merupakan gangguan pernapasan pada ayam yang disebabkan oleh infeksi bakteri Haemophilus gallinarum.

Penyakit ini umumnya menyerang saluran pernapasan bagian atas dan dapat menular dengan cukup cepat antar ayam jika tidak segera ditangani.

Ciri utama:

  • Wajah bengkak
  • Lendir berbau
  • Nafsu makan turun
  • Ayam ngorok
Ayam yang terkena penyakti snot pada bagian wajah akan terjadi pembengkakan
Ayam yang terkena penyakti snot pada bagian wajah akan terjadi pembengkakan

Pada kondisi cuaca buruk, penanganan bisa dibantu dengan kapsul Trimezyn-S seperti dijelaskan pada panduan cara mengobati penyakit ayam saat cuaca tidak baik.

5. Penyakit Gumboro

Penyakit Gumboro merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, terutama pada ayam berusia muda. Akibatnya, daya tahan tubuh ayam menurun sehingga lebih rentan terhadap berbagai penyakit lain.

Gejala:

  • Diare putih
  • Gemetar
  • Bulu kusam
  • Ayam mematuk kloaka
Salah satu tanda atau cir-ciri ayam terkena penyakit gumboro yakni nafsu makan ayam menjadi menurun
Salah satu tanda atau ciri-ciri ayam terkena penyakit gumboro adalah nafsu makan ayam menjadi menurun

Penanganan herbal:

Rebus kunyit, gula merah, dan lempuyang (masing-masing 100 gram) dengan 1 liter air. Saring setelah dingin dan berikan selama 7 hari berturut-turut.

6. Penyakit Marek (Kanker Unggas)

Penyakit Marek merupakan salah satu penyakit serius pada ayam yang disebabkan oleh virus dari kelompok herpesvirus.

Penyakit ini umumnya menyerang ayam berusia di bawah 20 minggu dan dapat menimbulkan gangguan pada saraf, organ, hingga pertumbuhan.

Gejala:

  • Lumpuh
  • Wajah pucat
  • Diare
  • Berat badan turun

Ayam yang terkena marek sebaiknya segera diafkir. Pencegahan terbaik adalah vaksinasi sejak dini.

Agar ayam yang kita ternakan tidak terkena penyakit marek, maka kita perlu melakukan vaksinasi dini pada ayam
Agar ayam yang diternakkan tidak terkena penyakit marek, maka perlu melakukan vaksinasi dini pada ayam

7. Penyakit Cacingan

Penyakit cacingan pada ayam umumnya disebabkan oleh infeksi parasit cacing di dalam saluran pencernaan. Kondisi ini sering muncul, terutama saat musim hujan, ketika kelembapan meningkat dan sanitasi kandang kurang terjaga.

Jika tidak ditangani dengan baik, cacingan dapat mengganggu penyerapan nutrisi sehingga pertumbuhan ayam menjadi terhambat dan kondisi tubuhnya melemah.

Gejala:

  • Ayam kurus
  • Diare berlendir
  • Pertumbuhan lambat

Penanganan:

Gunakan obat cacing seperti piperazine atau pipedon-x. Kebersihan kandang wajib dijaga agar telur cacing tidak berkembang.

Jika ayam mengalami diare berdarah, penting juga memahami penyakit koksidiosis pada ayam agar penanganannya tidak salah.

🐔 FAQ Penyakit Ayam & Penanganannya

Apa saja penyakit ayam yang paling sering menyerang?
Beberapa penyakit yang sering menyerang ayam antara lain tetelo (ND), kolera/berak hijau, cacar unggas (patek), snot, hingga gumboro. Penyakit ini bisa disebabkan oleh virus maupun bakteri dan sebagian bersifat menular.
Bagaimana cara mengenali ayam yang terkena penyakit tetelo?
Ayam yang terkena tetelo biasanya menunjukkan gejala seperti berjalan sempoyongan, leher berputar, nafsu makan hilang, bulu kusam, serta adanya lendir pada mulut dan hidung. Dalam kondisi parah bisa menyebabkan kelumpuhan.
Apa ciri khas ayam yang terkena kolera atau berak hijau?
Ciri utama penyakit ini adalah kotoran ayam berwarna hijau dan encer, disertai kondisi ayam yang lesu, tidak nafsu makan, bulu kusam, serta terkadang mengalami gangguan pernapasan.
Bagaimana cara mengobati penyakit ayam secara umum?
Penanganan umum meliputi memisahkan ayam yang sakit, menjaga kebersihan kandang, serta memberikan obat sesuai jenis penyakit. Selain itu, bisa ditambahkan obat herbal seperti rebusan daun pepaya atau temulawak untuk membantu pemulihan.
Bagaimana cara mencegah penyakit pada ayam agar tidak mudah menular?
Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan kandang, memastikan pakan bernutrisi, serta melakukan vaksinasi rutin. Selain itu, ayam yang sakit harus segera dipisahkan agar tidak menular ke yang lain.

Kesimpulan

Mengenali penyakit ayam sejak dini adalah kunci keberhasilan beternak. Dengan memahami ciri-ciri, melakukan isolasi cepat, pemberian obat atau herbal yang tepat, serta menjaga kebersihan kandang, risiko kematian ayam bisa ditekan secara signifikan. Perawatan rutin, vaksinasi, dan manajemen kandang yang baik akan membantu ayam tetap sehat dan produktif sepanjang waktu.

Anda sedang mencari bibit ayam berkualitas atau ingin mulai usaha ternak? Kami menyediakan berbagai jenis ayam pilihan, mulai dari ayam kampung, ayam hias, hingga bebek dan unggas lainnya. Silakan hubungi kami di nomor di bawah ini untuk konsultasi gratis dan informasi stok terbaru.

WHATSAPP/TELP/SMS

CS 1

0812-2028-8686

CS 2

0813-6330-7506

CS 3

0895-6124-93491

4.8/5 - (56 votes)

14 pemikiran pada “7 Penyakit Ayam Paling Umum: Ciri-Ciri dan Cara Mengobatinya”

Tinggalkan Balasan

WhatsApp WA kami sekarang..!