Terbit: 12 Desember 2024 • Update: 7 Juli 2026
Bagi Anda yang ingin memulai usaha budidaya bebek petelur, mengenal berbagai jenis bebek merupakan langkah awal yang penting. Dengan memahami karakteristik setiap jenis, Anda dapat memilih bebek yang paling sesuai dengan tujuan dan sistem pemeliharaan yang akan diterapkan.
Bebek petelur menjadi salah satu pilihan yang menjanjikan karena mampu menghasilkan telur dalam jumlah yang tinggi. Selain dapat memenuhi kebutuhan pasar, produktivitas tersebut juga berpotensi memberikan keuntungan yang menarik bagi para peternak.

Jenis Bebek Petelur yang Cocok untuk Budidaya
1. Bebek Jawa
Bebek Jawa adalah salah satu jenis bebek lokal asli Indonesia yang banyak diternakkan di Pulau Jawa.
Dalam setahun, bebek ini mampu menghasilkan 250-300 butir telur.
Bebek Jawa mulai bertelur pada usia 5-6 bulan dan tetap produktif hingga usia 2 tahun, menjadikannya pilihan populer untuk budidaya.

2. Bebek Karawang
Bebek Karawang berasal dari daerah Karawang, Jawa Barat.
Ciri khasnya adalah bulu berwarna kecokelatan dengan leher panjang.
Bebek ini menghasilkan telur dalam jumlah yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk Anda yang ingin mengembangkan usaha ternak bebek petelur.

3. Bebek Mojosari
Berasal dari Mojosari, Jawa Timur, bebek ini terkenal dengan bentuk badan kecil tetapi telur yang besar.
Bebek Mojosari menghasilkan 220-250 butir telur per tahun secara tradisional, dan lebih banyak jika dipelihara secara intensif.
Permintaan untuk bibit bebek Mojosari terus meningkat karena keunggulannya ini.

Baca juga : Bebek Betina Mojosari : Cara Beternak Bebek Petelur
4. Bebek Magelang
Dikenal juga sebagai Bebek Kalung, bebek ini memiliki ciri khas bulu melingkar di leher seperti kalung.
Bebek Magelang mampu menghasilkan 200-230 butir telur per tahun.
Bebek ini cocok untuk budidaya di daerah dengan iklim sedang.

5. Bebek Tegal
Bebek Tegal banyak ditemukan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Produktivitasnya mencapai 250 butir telur per tahun, dan bebek ini mulai bertelur pada usia 5,5 bulan.
Metode pemeliharaan tradisional dengan cara diumbarkan menjadi salah satu keunggulan dari jenis ini.

6. Bebek Alabio
Bebek Alabio berasal dari Kalimantan Selatan, khususnya Kecamatan Alabio.
Bebek ini dikenal karena produktivitasnya yang tinggi, mencapai 300 butir telur per tahun. Selain itu, daya tahan tubuhnya yang kuat membuatnya mudah dipelihara.
Untuk menghasilkan keturunan unggul, bebek Alabio sering disilangkan dengan jenis lain.

7. Bebek Khaki Champbell
Bebek ini merupakan hasil persilangan antara Bebek Jawa dan Bebek Rouen dari Perancis. Bebek Khaki Campbell mampu bertelur hingga 330 butir per tahun jika dipelihara secara intensif.
Warna kulit telur putih menjadi ciri khasnya, meskipun kurang populer di pasar Indonesia yang lebih menyukai telur dengan kulit kebiru-biruan.

Baca juga : 6 Tips Supaya Bebek Bertelur Setiap Hari
8. Bebek MA-2000 (Bebek Ratu)
Bebek Ratu adalah hasil persilangan antara Bebek Alabio dan Mojosari.
Dengan produktivitas sekitar 260 butir telur per tahun, Bebek Ratu menjadi pilihan yang menguntungkan.
Usia bertelur lebih cepat dibandingkan jenis lainnya, yaitu 4,5-5 bulan, menjadikannya favorit di kalangan peternak.

Pertanyaan Umum Seputar Jenis Bebek Petelur
1. Jenis bebek petelur apa yang paling bagus untuk diternakkan?
Beberapa jenis bebek petelur yang populer di Indonesia antara lain Itik Mojosari, Itik Alabio, Itik Tegal, Itik Magelang, dan Itik Bali. Masing-masing memiliki keunggulan tersendiri, tetapi Itik Mojosari dikenal sebagai salah satu bebek petelur dengan produktivitas telur yang tinggi sehingga banyak dipilih oleh peternak.
2. Berapa usia bebek petelur mulai menghasilkan telur?
Secara umum, bebek petelur mulai bertelur pada usia sekitar 5–6 bulan atau 20–24 minggu. Waktu tersebut dapat berbeda tergantung jenis bebek, kualitas bibit, pakan, dan manajemen pemeliharaannya.
3. Apa perbedaan bebek petelur dan bebek pedaging?
Perbedaan utamanya terletak pada tujuan pemeliharaan. Bebek petelur dipelihara untuk menghasilkan telur dalam jumlah banyak, sedangkan bebek pedaging dibudidayakan untuk menghasilkan daging dengan pertumbuhan yang lebih cepat dan bobot tubuh yang lebih besar.
4. Bagaimana cara memilih bibit bebek petelur yang berkualitas?
Pilih bibit bebek petelur yang aktif, lincah, memiliki mata cerah, bulu bersih dan mengilap, kaki kuat, serta bebas dari cacat fisik. Membeli bibit dari peternak terpercaya juga membantu mendapatkan bebek dengan produktivitas yang lebih baik, seperti di Jualayamhias.com.
5. Berapa produksi telur bebek petelur dalam setahun?
Produksi telur bergantung pada jenis dan perawatannya. Bebek petelur unggul seperti Itik Mojosari atau Itik Alabio dapat menghasilkan sekitar 200–300 butir telur per ekor per tahun apabila dipelihara dengan pakan, kandang, dan manajemen yang baik.
Tertarik Ternak Bebek Petelur Produktif?
Memilih jenis bebek petelur yang tepat merupakan langkah awal untuk mendapatkan hasil ternak yang optimal. Dengan bibit unggul dan perawatan yang baik, bebek petelur mampu menghasilkan telur berkualitas serta memberikan keuntungan yang menjanjikan.
Di Jualayamhias, kami menyediakan berbagai jenis bebek petelur unggulan, seperti Itik Mojosari, Itik Tegal, Itik Alabio, hingga jenis bebek petelur lainnya yang sehat, aktif, dan siap dikirim ke berbagai wilayah di Indonesia.
Hubungi kami melalui WhatsApp sekarang untuk mengetahui stok terbaru, harga, serta mendapatkan konsultasi gratis dalam memilih jenis bebek petelur yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan usaha Anda.
WHATSAPP/TELP/SMS
CS 1
CS 2
CS 3





WA kami sekarang..!
….saya.mo tanya…klo wilayah bima ntb…di layani gak pembelian DOD nya
Silahkan untuk wilayah Bima NTB kami bisa kirimkan dan Pak Bahar bisa hubungi layanan pelanggan kami kapan saja untuk pemesanan dan info lebih lanjut di 0812 2028 8686